Kamis, 26 November 2009

Business Woman Why Not ?



Fakta-fakta tentang business woman:

*Selama sepuluh tahun terakhir, sekitar 55% dari seluruh bisnis baru di Amerika didirikan dan dimiliki oleh wanita.

*Selama periode yang sama, perusahaan-perusahaan yang dimiliki wanita menciptakan lapangan kerja tiga kali di atas rata-rata nasional.


*Saat ini hampir separuh, sekitar 48% dari seluruh perusahaan di Amerika, dimiliki sahamnya minimal 50% atau lebih oleh wanita.

*Perusahaan yang majoriti sahamnya dimiliki wanita memiliki pertumbuhan dua kali lipat lebih cepat dari rata-rata seluruh perusahaan yang ada.

*Revenue dari perusahaan-perusahaaan yang dimiliki wanita tumbuh lebih cepat dari rata-rata nasional.

*Pebisnis wanita mempunyai gaya management yang berbeda dari pria. Pebisnis wanita menekannkan pentingnya membangun hubungan dan juga mengumpulkan data dan fakta. Mereka juga mudah berkonsultasi dengan karyawan dan rekan bisnis.

*Kebanyakan dari pebisnis wanita memperlihatkan kemampuan sangat memadai untuk menjalankan bisnis dengan menginvestasikan lagi penghasilan mereka ke dalam bisnis mereka.

Tren yang diperlihatkan sangat nyata, yaitu wanita dapat dan akan menjadi pebisnis-pebisnis yang makin mendominasi pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja.

So Prenn, bagi yang wanita jangan berkecil hati jika bisnis Anda belum maju, usaha dan kerja keras Anda akan terbayar...jangan menyerahhh....maju teruss....Anda Pasti Bisa.... Apalagi kita sobat yang Pria jangan mau kalah oke ! Maju Terusssss.....

Rabu, 25 November 2009

Tips To Increase Website Effectiveness.



Di dunia bisnis jaman sekarang sebuah website sama pentingnya dengan sebuah kartu nama Anda. Seringkali potensial customer pertama kali mencari tahu tentang suatu produk atau servis melalui internet. Sebuah website yang di design dengan baik akan membuat perusahaan Anda diingat oleh calon customer, menciptakan image yang powerful, mampu mengkomunikasikan produk dan servis Anda dengan calon customer.


Beberapa tips singkat dalam merancang ataupun mendesain website Anda.
*Tentukan Tujuan Utama dari website Anda. Sales? or Information?
*Buatlah Website dimana orang mudah mengetahui siapa Anda dan apa yang Anda kerjakan.
*Jangan buat website Anda kelihatan berantakan dengan warna&font yang tidak seragam.
*Buatlah website secara profesional dan menarik.
*Buatlah site navigation yang simpel dan pastikan semau link bekerja dengan baik.
*Generate traffic misal dengan Google Adsense, affiliate program, advertising, dll.
*Special offer pages dengan memberikan hadiah-hadiah tertentu agar customer datang.
*Trust ini penting agar customer merasa tidak khawatir, bangun reputasi perusahaan.
*Testimonials dari customers yang merasa puas adalah cara ampuh untuk menjual.
*Servis after sales ini penting untuk mendapatkan customer loyal dan refferal.

Inside Tips..
Small-medium business say their website is used primarily, to increase company creadibility 53%, to generate sales 49% and to create brand awareness 38%.(Interland)

Business Info..
87% of corporate managers say that internet communications technology plays a key role in supporting sales and marketing operations.(Larstan Business Report)

A Study Says..
60% of businesses are planning to boost their spending on web design, e-mail and data quality initiatives. (CSO Insights Inc.)

So rekan-rekan sejawat hehehe,,, tunggu apalagi jadi mulailah belajar bagaimana membuat sebuah website karena masa depannya akan cerah masih kurang berkembang di Indonesia.

"Jangan Pernah Tunda Sampai Besok Apa Yang Dapat Anda Kerjakan Hari Ini."



Selasa, 24 November 2009

Terjebak di Usia Pensiun.



Tidak semua orang siap menghadapi masa pensiun. Mengapa fenomena ini kerap terjadi?

Banyak orang menghadapi kesulitan di saat melakukan perencanaan pensiun. Hal ini terjadi antara lain karena mereka tidak jeli dalam mempertimbangkan resiko keuangan yang berhubungan dengan pensiun. Sebagai agen asuransi sekaligus perencana keuangan, kita punya tugas membantu klien mempersiapkan rancangan keuangan yang komprehensif.


Berikut ini, beberapa permasalah yang dihadapi kelompok usia pensiun:

1.Tidak memiliki dana simpanan yang cukup. Kebanyakan kepala keluarga lupa merencanakan dana pengganti guna mempertahankan kebutuhan hidup keluarga (survival need of the family), karena terhentinya penghasilan.

2. Tidak mengetahui secara pasti kapan penghasilan berhenti. Manusia boleh berencana, tetapi pada kenyataan pensiun bisa datang lebih cepat dari perkiraan, baik karena kesehatan dari diri sendiri, maupun pasangan harus dirawat karena kondisi kritis.


3. Karena panjang umur dan terlalu panjang umur. Minimal usia produktif dihitung sampai usia 65 tahun, hal ini untuk mempersiapkan pendapatan pada saat pensiun atas dasar kemungkinan ini.

4. Biaya pasca kondisi kritis. Dengan kemajuan dunia medis, maka kondisi kritis bisa dilewati oleh beberapa pasien. Tetapi sayangnya tidak banyak dari mereka yang bisa melanjuti hidup secara berkualitas karena kehabisan dana.


5. Pengaturan penarikan dana investasi. Banyak nasabah yang berpikir untuk menarik dana investasi disaat tidak dibutuhkan, hal ini sangat berbahaya. Sebaiknya dikalkulasi dan direncanakan agar nantinya disaat pensiun tetap ada aliran dana.

6. Memahami jenis investasi dan pengalokasiannya, investasi/penarikan bertahap adalah solusi yang baik dalam perencanaan keuangan, karena meratakan resiko.


7. Penasihat/perencana keuangan yang terpercaya. Sebaiknya minta nasihat dari perencanaan keuangan yang benar. Jangan tunggu setelah dana tersimpan lenyap atau berkurang.

8. Perkiraan sumber pendapatan. Seringkali nasabah berpikir bahwa apa yang dimiliki hari ini akan menjadi sumber pendapatan yang tidak ada habisnya, seperti investasi properti, usaha/bisnis, deposito, investasi saham dan sebagainya.
9. Inflasi. Seringkali nasabah berpikir, untuk jangka panjang, angka-angka yang diestimasikan tidak lagi memiliki nilai yang berarti di masa mendatang.

10. Pasangan yang hidup terlama. Perlu juga diperhitungkan kebutuhan bagi pasangan hidup yang ditinggalkan, yang harus menjalani sisa hidup dengan usia pensiun, karena tidak lagi dimungkinkan untuk mencari penghasilan sendiri.

Hal-hal yang terurai diatas sudah selayaknya menjadi perhatian dalam merencanakan pensiun. Sudahkah Anda mendiskusikan hal ini dengan perencana keuangan Anda? Segera hubungi mereka, dan evaluasi kembali apa yang sudah Anda miliki saat ini, sebelum terlambat.

Chendra S.Kom
Prudential Financial Advisor



Senin, 23 November 2009

Financial Freedom.



Setiap kita pasti menginginkan kebebasan finansial yang lebih sering kita kenal dengan istilah Financial Freedom. Apa itu Financial Freedom ? dan mengapa semua orang menginginkannya ? lalu bagaimanakah caranya agar kita bisa Financial Freedom ? Saya sendiripun mengginginkannya dan mungkin sebagian orang bahkan sudah membuat perencanaaan untuk mencapai Financial Freedom.


Financial Freedom adalah kondisi dimana kita sudah lebih dari berkecukupan, dimana seseorang tidak perlu lagi bekerja tetapi tetap memiliki penghasilan yang sangat memadai dan lebih dari cukup untuk membiayai semua pengeluarannya. yahhh boleh dibilang UANG tersebut bekerja untuk kita, bukan kita bekerja untuk UANG. Semua orang menginginkannya karena dengan kondisi seperti itu kita dapat menikmati hidup, bisa pensiun dini dengan kaya raya, bisa jalan-jalan keliling dunia tanpa memikirkan pekerjaan ataupun bisnisnya karena semua sudah berjalan dengan sistematis...yahhh bukan itu merupakan impian setiap kita.. :) Yang menjadi pertannyaan...Bagaimana cara agar kita menjadi seorang Financial Freedom...Ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mencapainya yaitu :

1.Berpikir Seperti Orang Kaya

Anda akan menjadi apa yang seringkali Anda Pikirkan. Orang-orang kaya mempunyai kebiasaan selalu berpikir tentang kebebasan finansial. Sejak muda atau pada suatu saat dalam hidupnya, mereka menjadi sangat fokus pada pencapaian suatu tujuan keuangan. Mereka kemudian membangun disiplin untuk melakukan pengorbanan-pengorbanan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan itu. Mereka mengatur ulang seluruh kehidupan finansialnya : pendapatan, asuransi, investasi dan pengeluaran-pengeluaran sehingga terkoordinasi dan membuat mereka dapat mencapai target finansialnya.
Jim Rohn pernah menulis:
“ Becoming a millionaire is not that difficult, but it is not the most important thing. The most important part of becoming a millionaire is the person that you have to become to accumulate a million dollars in the first place.”
Anda harus membangun karakter, kepribadian dan kebiasaan yang sangat berbeda apabila Anda ingin mencapai tujuan finansial Anda dan tetap mempertahankan uang Anda. Apabila Anda sudah bisa menjadi jenis orang yang bisa menghasilkan dan mengumpulkan 1 juta dolar, maka anda akan bisa menghasil kan juta dolar yang ke dua dan ketiga juga. Bahkan bila sesuatu yang kurang menguntungkan terjadi dan Anda kehilangan semua uang Anda, Anda bisa mengumpulkannya lagi dalam waktu yang tidak lama, karena Anda sudah menjadi orang yang bisa menjadi jutawan dolar.

2.Tetapkan tujuan dan sesuaikan dengan kondisi keuangan.

Lima kriteria, yang disingkat menjadi SMART: Specific, Measurable, Attainable, Reality-based, dan Time-bound. Tujuan keuangan keluarga harus dinyatakan secara spesifik dalam nilai yang terukur serta jangka waktu pencapaiannya.
Sebagai contoh, Anda ingin untuk hidup berkecukupan di masa tua. Ini memang tujuan, namun belum spesifik. Diperlukan nilai terukur, misalnya memerlukan dana Rp 3 miliar untuk dapat hidup berkecukupan di masa tua nanti. Agar lebih lengkap, tujuan perlu dinyatakan misalnya sebagai berikut: Pensiun pada usia 55 tahun dengan dana yang dimiliki Rp 3 miliar. Jadi berapa Rupiah per bulan saya harus menyisihkannya dari sekarang ?
Salah satu kata kunci lain dalam menentukan tujuan keuangan keluarga adalah realistis, agar secara rasional bisa dicapai melalui pelaksanaan dan usaha yang berkesinambungan. Untuk itu, perlu dipertimbangkan situasi kondisi saat ini dalam menentukan tujuan. Jangan sampai tujuan ini menjadi seperti punguk merindukan bulan.

3.Perhatikan kemana uang Anda dibelanjakan? dan batasilah.

Belanja berlebihan dan utang di luar kemampuan, pasti akan merusak sebuah kondisi keuangan yang tadinya solid seperti baja menjadi amburadul.
Kebiasaan untuk berbelanja berlebihan bisa karena belanja itu menyenangkan. Itulah yang mungkin terjadi. Masyarakat kita menganggap ke mall sebagai salah satu hiburan keluarga. Yang tadinya hanya ingin jalan-jalan, pulang malah membawa bungkusan besar dari hasil belanja di mall. Keputusan untuk membeli haruslah didasari oleh sebuah kebutuhan, jangan Anda membelinya hanya karena dorongan atau ketertarikan karena promosi serta iklan besar-besaran ataupun diskon. Tapi ambilah keputusan membeli sesuatu karena memang Anda membutuhkannya. Jangan Sampai ada Hutang atau cicilan yang menumpuk karena nikmatnya mengunakan kartu kredit, jika sudah jatuh tempo segera lunasi.

4.Jaga Diri/keluarga Anda dari risiko dengan asuransi.

Kita tidak pernah tahu kapan resiko sakit/penyakit itu datang menghapiri kita, Lebih baik kita berjaga-jaga jika sampai harus terjadi.. maka kita sudah mentransfer semua biaya rumah sakit ke perusahaan asuransi.


5.Gembira Dengan Tumbuhnya Aset Anda.

Kebanyakan orang mengasosiasikan membelanjakan uang dengan kebahagiaan dan menabung dengan penderitaan. Anda harus merubah pola pikir ini. Tugas Anda adalah untuk mulai mengasosiasikan menyisihkan uang untuk investasi dan melihat uang Anda tumbuh sebagai kebahagiaan. Semakin Anda merasa bahagia dengan melihat simpanan Anda tumbuh, Anda akan semakin termotivasi untuk mengurangi pengeluaran dan menambah simpanan.

6.Mengejar Kebahagiaan.

Semua orang ingin bahagia. Mencapai kebebasan financial sebagai akibat dari keberhasilan membangun kebiasaan jutawan dolar adalah tujuan yang baik, tapi bukan yang paling penting. Yang lebih penting adalah didalam prosesnya Anda akan menjadi orang yang punya keberanian, karakter, berpikir lebih dalam dan ulet. Sebagai akibat dari menjadi orang yang mencapai kebebasan finansial, anda akan merasakan indahnya bebas memilih apa yang ingin Anda lakukan dengan hidup Anda, Anda akan merasa betul-betul bahagia dan puas dengan diri Anda dan dengan semua bagian dari hidup Anda. Ini adalah tujuan yang paling berharga.
Daftar Pustaka : Million Dollar Habits, Brian Tracy.

Ke-enam(6) langkah di atas merupakan awal dari sebuah proses panjang perencanaan, yang membutuhkan monitoring dan revisi bila dibutuhkan. Kehidupan Anda/keluarga Anda akan selalu berubah dan perencanaan keuangan Anda/keluarga Anda harus mengikuti perubahan yang terjadi dalam keuangan Anda/keluarga Anda. Selamat merencanakan kehidupan keuangan Anda/keluarga Anda yang lebih baik di masa depan menuju FINANCIAL FREEDOM.

AdBrite

Followers