Market Asuransi di :
JEPANG – 300%
AMERIKA – 96%
SINGAPURA – 75%
MALAYSIA – 55%
INDONESIA – 14% (2006)
(berarti 1 orang rata-rata memiliki 3 polis di jepang.)
kondisi di Indonesia menurut INBRA memperkirakan 5% nasabah terkaya menguasai 90% total Dana Perbankan (Rp. 740T) jan 2003.
250 T deposito di bank milik perorangan,
56% dari total deposito
PHK KARYAWAN th. 2005 ada 217.000 orang
Jumlah Pengangguran 10.85 juta orang
Pemegang Credit card 6,7 juta org, Nilai transaksi 45M dari 21 Bank, 70% ada di Jakarta, belum termasuk Infinite Card, Business Week, Okt 2005
11% pemegang polis di Perkotaan di Indonesia
Harapan & Pensiun di Indonesia (5 besar di ASIA)
Orang Indonesia Kaya Raya..
TREND IMPLISIT
DEVISA TRAVELING KE LUAR NEGERI MENCAPAI US$ 4 MILYAR/p.a
OCCUPANCY RATE “FIVE STAR’S APARTMENT” BERKISAR 90%
OCCUPANCY RATE PUSAT PERBELANJAAN MEWAH 95%
Th. 2002 terjual 150 Jaguar, 10 Ferrari, 6 Maserati, 5 Roll Royce, yang dibeli oleh sebagian dari sekitar 2500 orang kaya Indonesia
Pameran Berlian & Membership Golf Full
INFO BUNUH DIRI Sumber : PROBISNIS -Rakyat Merdeka, 10 Okt 2007
250 ribu/ tahun di CHINA
50 ribu / tahun di INDONESIA
30 ribu/ tahun di JEPANG
1 juta orang / tahun di DUNIA
1 Orang setiap 40 detik
PENYEBAB DI INDONESIA :
1.Jumlah Pengangguran 40 jt
2.Kemiskinan
3.Kesulitan Ekonomi
4.Mahalnya Biaya Hidup
5.Penggusuran
6.Lingkungan Psikososial parah
7.Kesenjangan begitu besar
8.Pekerja migran
9.Pasien gangguan mental tidak tertangani optimal
PARETO TABUNGAN di INDONESIA Sekilas Wajah Indonesia – SWA 2007
JUMLAH REKENING
> 5 MILYAR ; 160.000 (370T)
Rp.100 juta-5 miliar 1.290.000 (526T)
< Rp. 100 juta 85.600.000 (238T)
Jadi bisa terlihat kesenjangan sosial yang perbedaannya sangat jauh. Jadi perencanaan keuangan mengambil peran penting dalam meningkatkan keuangan baik pribadi maupun keluarga dan Berdasarkan data-data yang ada sungguh Indonesia masih kurang sadar akan pentingnya manfaat dari asuransi jiwa khususnya. Padahal dengan Anda ikut asuransi maka secara tidak sadar Anda sedang meningkatkan taraf hidup Anda dan keluarga Anda, Semakin banyak keluarga-keluarga yang taraf hidupnya meningkat maka semakin lama banyak keluarga yang terlepas dari jerat ke miskinan dan ke bodohan. Disayangkan masih banyak orang-orang yang belum memiliki bahkan tidak mengerti apa itu asuransi jiwa. Mari kita ciptakan masyarakat Indonesia yang mandiri dan Financial Freedom...YES......
Perencanaan Keuangan, Dana Pendidikan Anak, Dana Pensiun, Financial Planning, Financial Planner, Financial, Asuransi Jiwa, Life Insurance, Why People Need Life Insurance ?
Jumat, 20 November 2009
Tips Membangun Merek ANDA

Tidak cukup hanya menjadi orang yang cerdas, ambisius dan bekerja keras saja pada zaman sekarang. Kalau anda ingin maju lebih cepat dan lebih jauh, Anda tidak bisa hanya memikirkan urusan anda sendiri…Anda juga harus memasarkan diri sendiri !!
Sebelum menjalankan suatu Penjualan Produk, Promosikan dahulu diri ANDA
(JOE GIRARD The Greatest Salesman in the world)
Tingkatkan dahulu Popularitas ANDA, Maka Penghasilan akan Menyusul
(STEVE CHEN MOTIVATOR TAIWAN)
Jangan anggap nama Anda Cuma sekadar nama,
Nama itu harus diketahui oleh orang banyak dan
orang harus mengerti asosiasi apa yang melekat pada nama kita.
Membangun Brand ANDA berbagai segi
Jaga Nama Baik ANDA, Mungkin
anda rugi dalam bentuk materi,
asal jangan sampai
nama Anda jatuh!!
Untuk Mencapai Kesuksesan ANDA harus menganggap DIRI ANDA sebagai sebuah produk dan Berinisiatif untukmempromosikannya.(Al Ries & Jack TroutMarketing War)
TIDAK SEORANGPUN AKAN MENGIKUTI ANDA, JIKA ANDA TIDAK TAHU KEMANA MESTI MELANGKAH !!
JIKA TIDAK MEMILIKI ATRIBUT PEMBEDA, ANDA LEBIH BAIK MEMASANG HARGA RENDAH
LEBIH BAIK MENJADI LUAR BIASA DALAM SATU HAL DARIPADA JAGO DALAM BANYAK HAL !!! (JACK TROUT On STRATEGY).
TIDAK ADA KESUKSESAN SEJATI TANPA PENOLAKAN, SEMAKIN BANYAK PENOLAKAN YANG ANDA ALAMI, SEMAKIN UNGGUL, SEMAKIN BANYAK BELAJAR, DAN SEMAKIN DEKAT DENGAN HARAPAN ANDA(ANTHONY ROBBINS).
MEMPUNYAI CITA-CITA YANG TINGGI MEMANG TIDAK MENJAMIN SESEORANG DAPAT MERAIH KESUKSESAN, TETAPI ORANG-ORANG YANG SUKSES PASTI MEMILIKI CITA-CITA YANG TINGGI !
KESUKSESAN HARI INI TIDAK BERARTI BESOK KITA AKAN MERAIH SUKSES
KEGAGALAN HARI INI TIDAK BERARTI BESOK KITA AKAN GAGAL LAGI
TUJUAN ATAU GOAL BOLEH TIDAK MASUK AKAL, TAPI JIKA KITA PUNYA ALASAN YANG SANGAT KUAT
SEHINGGA MERASA HARUS MENCAPAI GOAL ITU, KITAPUN PASTI AKAN MENEMUKAN CARANYA !!
(ANDRIE WONGSO).
Dhasyat bukan tipsnya...semoga bisa memotivasi dan membantu Anda sekalian dalam mencapai apa yang hendak Anda capai. Salam SUKSES.
Kamis, 19 November 2009
Asuransi Apa yang Tepat Untuk Orang Muda?

Saya senang dengan rubrik Solusi Keuangan, Rubrik ini membuat saya dapat belajar tentang keuangan secara mudah. beberapa hari lalu saya ditawari asuransi oleh teman, memang sampai saat ini saya belum memiliki asuransi ( usia masih muda 20 tahun ).
Nah, apakah saya memang sudah membutuhkan asuransi? Asuransi apa saja yang saya butuhkan? Itu yang menjadi bahan pemikiran saya.
Setalah saya tanya sana sini ada jawaban yang cukup mengena di hati saya, bahwa rubrik ini memberikan manfaat. Asuransi pada dasarnya adalah suatu manfaat proteksi atau perlindungan atas risiko yang mungkin terjadi pada diri atau barang yang kita miliki. Nah, perusahaan asuransi berperan memindahkan kemungkinan risiko yang terjadi terjadi kepada mereka.
Artinya kalau Anda sebagai pemilik polis mendapatkan risiko atas diri maupun barang yang dimiliki(tergantung asuransi apa yang diambil), maka perusahaan asuransilah yang mengambil alih kerugian yang diakibatkan oleh risiko tersebut.
Anda tentu tahu cerita tentang 5 orang pelayan pintar dan 5 pelayan bodoh yang sedang menunggu mempelai. Sama seperti mempelai yang sedang ditunggu oleh para pelayan, risiko itu tidak dapat diduga kapan terjadinya dan bagaimana bisa terjadi pada kita. Jadi sama seperti pelayan yang pintar, ia akan mempersiapkan minyak yang lebih banyak untuk mengantisipasi risikonya yaitu kehabisan minyak sebelum mempelai pria datang.
Nah, Anda juga seharusnya seperti itu. Kita tidak tahu kapan risiko seperti sakit, kematian dan kehilangan bisa terjadi pada kita. Jadi, makin cepat Anda memiliki asuransi, makin cepat pula risiko tersebut terproteksi bagi Anda. Memang, Anda akan merasa berat karena membayar untuk sesuatu yang belum Anda terima manfaatnya. Tetapi, sama seperti pelayan yang pintar yang juga harus bersakit-sakit dahulu membawa beban minyak yang lebih berat, akhir yang mereka dapatkan adalah ikut serta dalam pesta perkawinan (tidak ditinggal di luar seperti pelayan yang bodoh).
Artinya, untuk mendapatkan kebahagian kita memang harus bersakit-sakit dulu. Alangkah baiknya jika segala sesuatu telah dipersiapkan, seperti sebelum hujan sedia payung..Maklum saat ini sedang musim hujan.
Untuk asuransi yang sebaiknya dimiliki, saran saya cobalah memiliki asuransi yang lengkap. Mulai dari jiwa, kesehatan (kalau tidak di cover kantor), dan kerugian baik itu rumah maupun barang lainnya. Tentu saja disesuaikan dengan kemampuan yang bisa diambil.
Semoga bisa memberikan wawasan yang baru tentang perencanaan keuangan Anda.
Rabu, 18 November 2009
Bill Gates.

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
William Henry Gates III (lahir di Seattle, Washington, 28 Oktober 1955; umur 54 tahun), lebih dikenal sebagai Bill Gates, adalah pendiri (bersama Paul Allen) dan ketua umum perusahaan perangkat lunak AS, Microsoft. Ia juga merupakan seorang filantropis melalui kegiatannya di Yayasan Bill & Melinda Gates. Ia menempati posisi pertama dalam orang terkaya di dunia versi majalah Forbes selama 13 tahun (1995 hingga 2007), namun sejak 5 Maret 2008 berada di posisi ketiga setelah pebisnis AS Warren Buffett dan pebisnis Meksiko Carlos Slim HelĂș.
Lahir :28 Oktober 1955 (umur 54)Seattle, Washington
Tempat tinggal :Amerika serikat
Alma mater :Harvard University (dropped out in 1975, honorary degree in 2007)[1]
Pekerjaan :Chairman of Microsoft
Co-Chair dari :Bill & Melinda Gates Foundation
Kekayaan bersih:Green Arrow Up Darker.svg US$58 miliar (2008)[2]
Suami/Istri :Melinda Gates (1994–sekarang)
Anak :Jennifer Katharine Gates (1996), Rory John Gates (1999) dan Phoebe Adele Gates (2002)
Bill Gates dilahirkan di Seattle, Washington dari William Henry Gates, Sr., seorang pengacara, dan Mary Maxwell, pegawai First Interstate Bank, Pacific Northwest Bell, dan anggota Tingkat Nasional United Way. Gates belajar di Lakeside School, sekolah elit yang paling unggul di Seattle, dan meneruskan berkuliah di Universitas Harvard, tetapi di-drop out.
William Henry Gates III lahir pada tahun 1955, anak kedua dari tiga bersaudara dalam keadaan sosialnya terkemuka di Seattle, Washington. Ayahnya seorang pengacara dengan perusahaan yang punya banyak koneksi di kota, dan ibunya seorang guru, yang aktif dalam kegiatan amal. Bill seorang anak yang cerdas, tetapi dia terlalu penuh semangat dan cenderung sering mendapatkan kesulitan di sekolah. Ketika dia berumur tiga belas tahun, orang tuanya memutuskan untuk membuat perubahan dan mengirimnya ke Lakeside School, sebuah sekolah dasar yang bergengsi khusus bagi anak laki-laki.
Di Lakeside itulah pada tahun 1968 Gates untuk pertama kalinya diperkenalkan dengan dunia komputer, dalam bentuk mesin teletype yang dihubungkan dengan telepon ke sebuah komputer pembagian waktu. Mesin ini, yang disebut ASR-33, keadaannya masih pasaran. Pada intinya ini sebuah mesin ketik yang selanjutnya siswa bisa memasukkan perintah yang dikirimkan kepada komputer; jawaban kembali diketikkan ke gulungan kertas pada teletype. Proses ini merepotkan, tetapi mengubah kehidupan Gates. Dia dengan cepat menguasai BASIC, bahasa pemrograman komputer, dan bersama dengan para hacker yang belajar sendiri di Lakeside, dia melewatkan waktu berjam-jam menulis program, melakukan permainan, dan secara umum mempelajari banyak hal tentang komputer. "Dia adalah seorang 'nerd' (eksentrik)," sebagaimana salah seorang guru memberikan Gates julukan itu.
Sekitar tahun 1975 ketika Gates bersama Paul Allen sewaktu masih sekolah bersama-sama menyiapkan program software pertama untuk mikro komputer. Seperti cerita di Popular Electronics mengenai "era komputer di rumah-rumah" dan mereka berdua yakin software adalah masa depan. Inilah awal Microsoft.
Gates juga mendapat reputasi yang tidak baik untuk caranya berdagang. Satu contoh ialah MS-DOS. Pada akhir dasawarsa 1970, IBM berencana untuk memasuki pasaran komputer personal dengan komputer personal IBM dan digugat oleh Seattle Computer karena Microsoft tidak memberitahukan mengenai ikatannya dengan IBM untuk membeli system operasi itu dengan murah; oleh sebab ini, Microsoft membayar uang kepada Seattle Computer, tetapi tidak mengakui kesalahannya. Reputasi Gates kemudian lebih diburukkan oleh tuntutan dakwaan monopoli oleh Departemen Keadilan A.S. dan perusahaan-perusahaan individu yang menentang Microsoft dalam akhir dasawarsa 1990.
Tidak dapat disangkal bahwa Bill Gates telah melakukan beberapa kesalahan dalam bisnis softwarenya. Hal ini terbukti dengan beberapa dakwaan yang diarahkan kepadanya berkaitan dengan cara - cara bisnis yang melanggar undang-undang bisnis Amerika Serikat, misalnya monopoli Internet Explorer pada sistem operasi Windows.
Pada tahun 2000, Bill Gates mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO dan memandatkannya kepada kawan lamanya, Steve Ballmer. Gates kemudian memilih untuk kembali ke profesi lamanya yang ia cintai yaitu sebagai pencipta perangkat lunak. Kini Bill Gates menjadi Kepala Penelitian dan Pengembangan Perangkat Lunak di perusahaannya sendiri, Microsoft Corp.
Dalam kehidupan pribadinya, Gates menikah dengan Melinda French pada 1 Januari 1994. Mereka mempunyai tiga orang anak, Jennifer Katharine Gates (1996), Rory John Gates (1999) and Phoebe Adele Gates (2002).
Dengan istrinya, Gates telah mendirikan Bill & Melinda Gates Foundation, sebuah yayasan sosial filantropi. Para kritikus mengatakan ini merupakan pembuktian terhadap kemarahan orang banyak tentang atas praktik monopoli dan adikuasa perusahaannya, tetapi mereka yang dekat dengan Gates berkata bahwa ia telah lama berencana untuk menyumbangkan sebagian besar hartanya. Pada tahun 1997 koran Washington Post menyatakan bahwa "Gates telah menyatakan bahwa dia memutuskan untuk menyumbangkan 90 persen daripada hartanya semasa dia masih hidup." Untuk meletakkan ini dalam perspektif yang benar, sumbangan ini, walau apa sebabnya, telah menyediakan uang yang amat diperlukan untuk beasiswa universitas kaum minoritas, menentang AIDS dan sebab-sebab lain, kebanyakannya isu-isu yang biasa tidak dipedulikan oleh komunitas penderma, seperti penyakit-penyakit yang biasa kita lihat di dunia ketiga. Dalam bulan Juni 1999, Gates dan istrinya mendermakan $5 milyar kepada organisasi mereka, pendermaan yang paling besar dalam dunia oleh individu-individu yang hidup.
Pada tahun 1994, ia membeli Codex Leicester, sebuah koleksi naskah manuskrip Leonardo da Vinci; pada tahun 2003 koleksi ini dipamerkan di Museum Seni Seattle.
Pada tahun 2005, Gates menerima penghargaan kesatriaan (Knight Commander of the Order of the British Empire Kehormatan) dari Ratu Elizabeth II.
Pada 27 Juni 2008, Gates mengundurkan diri dari sebagian besar jabatannya di Microsoft (namun tetap bertahan sebagai ketua dewan direktur) dan mengkonsentrasikan diri pada kerja kedermawanan melalui yayasan yang didirikannya, Yayasan Bill & Melinda Gates.
Selasa, 17 November 2009
Tanpa Pusing Berobat di Hari Tua

Dana Kesehatan Pensiun menjadi pilihan terakhir dari kebanyakan orang mempersiapkan tujuan financial. Begitu juga yang terjadi pada klien saya yang usianya masih muda, memikirkan dana pensiun saja sudah hebat, ini lagi, bicara soal dana kesehatan pensiun.
Namun ini perlu dipikirkan lebih lanjut sebelum terlambat, karena urusannya bisa menjadi gawat, coba pikirkan kira-kira nanti pada saat pensiun apa saja penyakit yang mungkin muncul kelak.
Sakit flu? ada biaya dokter dan biaya obatnya, demam berdarah, usus buntu, tipus? ada biaya menginap di rumah sakit, dokter yang merawat, biaya perawatan rutin. Begitu pula sakit kanker, stroke, parkinson, dan banyak lagi.
Semakin bertambah usia semakin besar kemungkinan kita akan berhadapan dengan daftar biaya kesehatan. Kalau bukan kita sendiri yang menyiapkannya, lantas siapa lagi ? Ada 2 cara :
Pertama, membeli polis asuransi kesehatan yang saat ini ada dua pilihan yaitu asuransi kesehatan lokal dan asuransi kesehatan internasional. Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangannya. Sebenarnya yang lokal juga sudah cukup memadai dan sudah menggunakan sistem kartu, karena tidak perlu repot-repot mengurus reimbursement, kita hanya perlu memastikan kamar kelas berapa dan berapa limit dana yang tersedia. Sedangkan asuransi kesehatan international biasanya lebih mahal dan untuk kalangan tertentu memang fasilitas yang diberikan oke sekali(kelas vvip).
Kedua, menyiapkan sendiri dana kesehatan pensiun lewat investasi, misal asumsi dana yang diperlukan Rp 5 juta per tahun, artinya untuk seorang yang berusia 31 tahun memerlukan dana kesehatan pensiun sebesar Rp 13,3 miliar pada saat pensiun.
Jumlah yang fantastik bukan,,tetapi tidak perlu kuatir secara matematis Anda dapat mencapainya dengan hanya berinvestasi secara reguler Rp 700.000,-/bulan selama 24 tahun ke dalam produk investasi yang mempunyai hasil investasi/return rata-rata 25% pertahun.
Mana yang akan menjadi pilihan Anda? Semakin cepat memulai semakin baik hasil yang akan Anda terima! Finance should be practical!
Kedua
Senin, 16 November 2009
Ayooo...Lawan Utang Kartu Kredit.

Kartu Kredit, hemm saya rasa semua sudah mengerti fungsi kartu ini, bagi saya kartu kredit adalah hal yang menakutkan. Begitu mudah nya bank dan instansi keuangan menawarkan fasilitas kartu kredit tanpa dibarengi pengertian tentang kartu kredit untuk masyarakat yang akhirnya mengakibatkan krisis financial Anda.
Yahh..dengan pikiran bisa belanja baru bayar kemudian, maka akhirnya kita lupa daratan, kekhawatiran saya memuncak ketika mengetahui seorang teman namanya Ari(samaran), mengaku memiliki hutang di kartu kredit sebesar Rp 74 juta. Padahal saya tahu persis kalo gaji Ari hanya Rp 2 juta/bulan. Otomatis dengan kondisi seperti itu Ari tidak bisa memenuhi minimum payment sebesar Rp 7,5 juta/bulan. Debt Collector sudah menelpon dan mendatangi rumahnya setiap hari.
Ternyata Ari tidak sendiri masih ada lagi Brian(samaran) dengan gaji Rp 5 juta/bulan mempunyai saldo utang Rp 20 juta, utang rumah Rp 550 juta, dan utang keluarga Rp 100 juta. Ada lagi Chintya(samaran) punya utang Rp 55 juta, tetapi tidak ada dana yang tersisa ditabungannya.
Saya yakin masih ada jutaan orang seperti Ari, Brian, dan Chintya yang mengalami hal serupa. Mereka seperti memegang bom waktu yang akan meledak dan menyeret negeri ini dalam krisis pinjaman. Mengapa hal ini bisa terjadi ?
Pertama, Negara kita belum dilengkapi sistem kredit yang memadai, belum ada sistem credit scoring yang bisa mengkategorikan antara peminjam sehat dan yang tidak sehat. Sistem Informasi Debitur(SID) yang lebih memadai sehingga bisa diketahui layak/tidak layak.
Kedua, para penerbit kartu kredit bersikap masa bodoh, yang penting persyaratan internal mereka terpenuhi. Seseorang bahkan dapat memperoleh kartu kredit dari 20 penerbit kartu kredit yang berbeda, inilah yang terjadi pada Ari.
Ketiga, adalah cara memasarkan kartu kredit yang tidak etis. Ke mana saja slogan responsible lending yang harusnya menjadi nyawa bank dan institusi finansial ? Mungkin Anda juga mengalami hal serupa dengan saya. Caranya seperti "Boleh kartu cicilannya, bu. ini bukan kartu kredit, tapi kartu cicilan". "ini bunganya kecil, loh..". "Belanja bulannya juga bisa dicicil, bu!".
Salah siapakah jika terjadi hal seperti diatas..salah sistemnya kah ? Ayo lahh.. Siapa yang menyuruh Anda menandatangani aplikasi kartu kredit itu? Siapa yang menyuruh Anda menggesek kartu kredit? Siapa yang menyuruh Anda tidak menyisihkan gaji dalam tabungan dan investasi?
Jika kondisi keuangan Anda morat-marit karena utang, salahkanlah dirimu sendiri!!! Ayolah,,terima saja kenyataaannya jika Anda punya saldo utang kartu kredit yang tak lunas saat jatuh tempo, artinya Anda tidak pantas menjalani lifestyle Anda seperti sekarang ini, sebab Anda Tidak Mampu jadi jujurlah pada diri sendiri.
Kuncinya hanya itu jujurlah pada dirimu sendiri bahwa Anda belum/tidak mampu menjalani gaya hidup yang seperti sekarang ini,,jadi stop mengunakan kartu kredit dan mulailah negosiasi dengan penerbit untuk menyelesaikannya, kurangi biaya-biaya yang tidak penting seperti belanja di mall atau makan di restoran.. so.. Ayoo.. sama-sama Lawan Utang Kartu Kredit!!!
Agen Asuransi Harus Bersertifikat Sebelum Akhir 2010

Herdaru Purnomo -detikfinance.com
Jakarta - Proses sertifikasi kepada para agen penjual asuransi umum harus dilakukan sebelum akhir tahun 2010. Pasalnya nanti akan dibentuk suatu peraturan mengenai sertifikasi tersebut, nantinya agen penjual tidak akan bisa melakukan transaksi asuransi tanpa sertifikasi.
Ketua Bidang Pendidikan dan Keagenan Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Budi Hartono menegaskan sertifikasi dilakukan untuk meningkatkan kualitas agen penjual asuransi umum.
"Nantinya sesuai dengan peraturan dari regulator yakni Bapepam-LK, sampai dengan akhir tahun 2010 para agen tanpa sertifikasi tidak akan dapat menjual, memasarkan ataupun melakukan segala transaksi asuransi," ujarnya dalam Workshop dan Sertifikasi Keagenan Asuransi Umum (AAUI) di Hotel Bumi Karsa, Jakarta, Kamis (30/07/2009).
Ia mengatakan nantinya semua agen penjual asuransi umum harus mempunyai sertifikat dan kontrak dari perusahaan asuransi jika ingin memasarkan suatu produk asuransi umum.
"Maka dari itu AAUI menggelar workshop keagenan guna mendapatkan sertifikat bagi para agen penjual asuransi." kata Budi.
AAUI menggelar workshop gelombang kedua ini dengan peserta sebanyak 268 orang dari berbagai perusahaan setelah sebelumnya pada gelombang pertama AAUI telah menggelar workshop dengan pesert sebanyak 395 orang dari 35 perusahaan.
Di tempat yang sama Kepala Biro Perasuransian Bapepam-LK, Isa Rachmatarwata mengatakan bahwa industri asuransi yang besar dan sehat itu butuh agen pemasaran, namun namun bukan sekedar banyak tapi harus berkualitas. "Melalui sertifikasi ini sertifikasi akan dicapai suatu standar untuk menguji kompetensi seseorang sebagai penjual agen asuransi," tutur Isa.
Isa mengatakan sesuai dengan peraturan kita nantinya,yang penting sertifikasi dan kontrak dari perusahaan asuransi yang hanya dapat memasarkan dan menjual segala jenis produk asuransi umum. "Kita optimis pada sampai dengan akhir tahun 2010 minimal 5.000 agen asuransi umum sudah bersertifikat," tuturnya.
Sebelumnya, program sertifikasi sudah dilakukan dengan menggandeng Lembaga Pendidikan Asuransi Indonesia (LPAI) tetapi belum berjalan optimal. Penataan keagenan di asuransi umum masih jauh tertinggal dibandingkan dengan sektor asuransi jiwa.
Melalui AAUI agen dapat memperoleh sertifikat dengan mengikuti workshop keagenan yang diselenggarakan AAUI secara bertahap. Dengan biaya Rp 300.000 para peserta akan mendapatkan sertifikat termasuk bahan pelatihan dan kartu identitas agen.
Sebentar lagi AAUI akan menggelar workshop keagenan di beberapa kota di luar Jakarta seperti di Makassar, Surabaya, Medan dan Semarang.
Minggu, 15 November 2009
Sudah Saatnya.

"Waktu adalah segalanya" karena waktu yang telah lalu tidak bisa kembali walaupun hanya sedetik. Ada satu keuntungan pasti untuk membeli asuransi sebelum ulang tahun. Tingkat harapan hidup yang semakin naik setiap tahun dan meningkat tajam dalam beberapa tahun ke depan, jumlah penduduk dunia semakin banyak bumi semakin sesak, jumlah orang usia lanjut lebih banyak yang berarti harus mempersiapkan dana lebih karena di usia pensiun orang tersebut sudah tidak memiliki penghasilan lagi sedangkan biaya hidup semakin meningkat.
"Asuransi jiwa sama dengan bersenang-senang. Semakin Anda tua semakin tinggi biaya untuk mendapatkannya." Yahhh.. karena semakin kita bertambah usia semakin tua maka resiko terkena sakit penyakit lebih mudah/rentan.
Lebih baik membeli asuransi selagi masih muda. Oleh karena itu, orang tua yang berpandangan jauh ke depan mengambil langkah awal dengan mulai menabung untuk anak-anaknya. Dengan harapan saat anak dewasa nanti mereka dapat mengambil alih polis-polis tersebut dan menikmati manfaatnya yang sangat besar dari pembayaran premi yang sangat murah.
Kebanyakan orang tua hanya melihat untuk jangka pendek. Oleh karena itu kursus-kursus menjadi industri yang tumbuh dengan pesat. Para orang tua tidak keberatan membayar ratusan ribu setiap bulan untuk berbagai program kursus di luar waktu sekolah, atau bahkan masuk taman bermain. Jika saja mereka dapat melihat betapa besarnya keuntungan yang dapat mereka berikan kepada anak-anaknya dengan mulai berasuransi jauh lebih dini. Pernahkah melihat anak Anda yang sedang tidur perhatikan wajahnya begitu bersih bercahaya begitu damai karena anak Anda tahu bahwa orang tuanya akan selalu melindungi dan memberikan yang terbaik, pernahkah terpikirkan seandainya Anda tidak ada di sisinya ? Apakah masih bisa tidur dengan damai ? bagaimana masa depan Anak, istri jika Anda tidak ada di sisinya ? Renungkanlah... dan Ambil Tindakan Sekarang Sudah Saatnya.
Langganan:
Postingan (Atom)