Kamis, 22 Mei 2008

Suatu Cara Untuk Menabung

2.Suatu Cara untuk Menabung.

Di masa lalu, cara yang jelas untuk menabung adalah dengan menyimpan uang di dalam sebuah kaleng biscuit dibawah kasur. Saat ini, menyimpan uang di bank lebih masuk akal. Namun ada satu pilihan tempat lain untuk menabung yang juga aman dan menarik – asuransi jiwa.

Dengan menyisihkan sejumlah uang pada produk asuransi jiwa, seorang penabung yang bijaksana dijamin pasti akan meraih tujuannya! Bagaimana ini bisa terjadi? Mari kita lihat contoh dari seorang pria yang sanggup menabung sebesar $ 10,000 (Rp 60 juta) setiap tahun. Berapa lama waktu yang ia butuhkan untuk menumbuhkan uangnya menjadi $ 1,000,000 (Rp 6 miliar)? Benar – 100 tahun, dan tentu saja hal ini agak tidak mungkin. Namun dengan menabung di asuransi jiwa, jika kematian atau cacat terjadi, maka pria ini telah diasuransikan sebesar $ 1,000,000 (Rp 6 miliar)!

Banyak orang menganggap asuransi jiwa sebagai suatu cara menabung yang lebih baik karena alasan-alasan berikut :
a. Teratur: menabung sekali-kali dan menabung hanya ketika Anda ingin menabung saja tidak akan menjamin bertambahnya uang Anda.
b. Diwajibkan: Anda memiliki komitmen untuk menyisihkan sejumlah uang setiap tahunnya, pada waktu yang sama setiap tahun.
c. Anda memiliki uang tapi tidak mudah diakses: keadaan ini dapat menghapus godaan untuk menarik uang Anda dan menggunakannya, sehingga tujuan awal Anda menabung tetap dipertahankan!

Terkadang, orang masih bingung dalam menggunakan kata ‘menabung’. Contoh, saya sering mendengar orang berkata, “saya menabung untuk pergi berlibur di bulan Desember”. Ini adalah pengertian yang salah. Mereka sebenarnya tidak menabung tetapi menunda pengeluaran! Alih-alih membelanjakan uangnya sekarang, mereka akan mengeluarkannya di bulan Desember. Penjabaran yang lebih tepat adalah “uang dalam perjalanan” (cash in transit) karena tak ada lagi uang yang akan tersisa di awal Januari nanti.

Perlindungan Terhadap Kehilangan Penghasilan

1.Perlindungan Terhadap Kehilangan Penghasilan

Semakin besar penghasilan Anda, semakin besar pula kemungkinan Anda kehilangan. Semakin sedikit penghasilan Anda, semakin kecil pula kemampuan keluarga Anda dalam menanggung kehilangan tersebut.

Bahasa sederhananya, orang membeli asuransi jiwa karena mereka mungkin “meninggal terlalu cepat”. Tak seorang pun mengetahui berapa lama lagi hidup mereka akan berakhir. Asuransi jiwa memberikan berbagai manfaat untuk memastikan ketika kematian terjadi di usia muda, ini bukan berarti penghasilan yang Anda sediakan untuk kelangsungan hidup keluarga juga akan sirna.

Asuransi khususnya sangat berguna bagi pria yang telah menikah, dengan beberapa anak yang masih kecil. Harapan dan impian untuk memberikan kehidupan yang memadai bagi keluarganya akan hancur karena suatu musibah – kematian.

Anak muda yang baru menyelesaikan pendidikannya biasanya juga rentan terhadap risiko ini. Mereka memiliki banyak kesempatan untuk memperoleh penghasilan yang besar, jika saja mereka hidup cukup lama. Asuransi jiwa memungkinkan para orang tua untuk mengambil satu langkah lebih maju dengan memastikan penghasilannya di masa depan…kalau-kalau…sesuatu yang tidak diinginkan terjadi…

AdBrite

Followers