Tampilkan postingan dengan label Financial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Financial. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Desember 2009

Prospek Ekonomi dan Bisnis 2010




Menimbang potensi modal dasar yang kita miliki serta tantangan dan ancaman yang menghadang tampaknya prospek bisnis dan ekonomi tahun 2010 akan lebih baik ketimbang tahun 2009. Walaupun laju inflasi mungkin diperkirakan lebih tinggi yaitu sekitar 4,5% sampai dengan 5,5% sehingga tidak akan mendorong peningkatan suku bunga. Kuncinya adalah pengelolaan kebijakan moneter dan kebijakan fiskal yang lebih efektif.


Nilai tukar rupiah rata-rata diperkirakan mengalami penguatan di tahun 2010. Ada tiga faktor yg melatar belankangi pertama, sepanjang likuiditas di AS belum disedot kembali oleh THE FED nilai US$ cenderung melemah. THE FED dalam jangka waktu dekat ini belum akan menaikan suku bunga karena akan mengganggu pemulihan ekonomi.

Kedua, dengan pasar domestik yang cukup besar, Indonesia semakin menarik bagi FDI. Beberapa sudah masuk dan tergolong masih baru seperti Turki, Polandia pun berminat untuk masuk dan akan banyak yang menyusul. Maka itu harus memiliki kekuatan ekonomi domestik yang harus terintergrasi.

Ketiga, Moody's sudah meningkatkan rating Indonesia, jika tidak ada halangan mendasar S&P bakal melakukan upgrade dari BB+ menjadi BBB- dengan begitu investor asing lebih tertarik lagi masuk ke pasar modal kita.

Berdasarkan data diatas kemungkinan pertumbuhan ekonomi tahun 2010 diperkirakan berkisar sekitar 5,4% sampai dengan 5,9%.

Ada dua hal yang perlu diwaspadai pertama, kemungkinan harga minyak menembus US$100 per barrel. Pemulihan ekonomi yang pesat akan menyebabkan permintaan terhadap minyak, selanjutnya harga-harga komoditas juga berpotensi naik walaupun tak setinggi tahun 2008.

Kedua, Walaupun rupiah cenderung menguat volatilitasnya masih tinggi mengingat arus modal asing yang masuk didominasi modal jangka pendek yang jumlahnya lebih besar daripada cadangan devisa negara.



Sabtu, 19 Desember 2009

Desakan Mundur Sri Mulyani & Boediono Bikin Investor Kabur



Jakarta - Desakan mundur Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Bank Century terhadap Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Wakil Presiden Boediono dinilai bisa membuat investor asing kabur. Campur tangan politik pada kedua posisi penting dalam perekonomian itu yang membuat investor enggan masuk.


Menurut Kepala Ekonom Bank Mandiri Mirza Adityaswara, pasar keuangan selalu memantau stabilitas fiskal dan kondisi moneter yang ditentukan oleh Departemen Keuangan dan Bank Indonesia. Apapun hal yang terjadi pada kedua institusi tersebut, akan mempengaruhi keputusan investor.

"Kasus Century dipantau terus oleh pasar keuangan(Financial). Jadi, sebaiknya kita semua harus hati hati mengeluarkan pernyataan bahwa saksi-saksi kasus Century harus non aktif," katanya saat dihubungi detikFinance, Sabtu (19/12/2009).

Ia menambahkan, sebaiknya pemerintah bisa mengambil langka dengan bijak terkait dengan desakan dari DPR. Alangkah baiknya, jika kasus tersebut diselesaikan secara jalur hukum tanpa memberhentikan saksi-saksi dari tugasnya sekarang ini.

"Jangan sampai Indonesia menjadi seperti Thailand yang mana investornya sudah capek dengan krisis politik yang terjadi terus-terusan sehingga mulai ditinggalkan investor asing,"imbuhnya.

Jika hal itu sampai terjadi, maka pemerintah dan perusahaan dalam negeri akan sulit mencari tambahan pembiayaan.

Sebelumnya, Pansus Century mengimbau agar Boediono dan Sri Mulyani nonaktif terlebih dulu dari jabatannya agar bisa dilakukan pemeriksaan. Namun, Presiden SBY dengan tegas menolak hal tersebut.

Rabu, 16 Desember 2009

24 Bank dan 6 Perusahaan Asuransi Masuk Daftar Pengawasan.



Badan Stabilitas Keuangan yang dibentuk menteri-menteri keuangan dalam G-20 telah membuat daftar 30 lembaga keuangan dan bank bertaraf internasional yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Hal ini dilakukan untuk mencegah kegagalan keuangan global akibat kekacauan yang berpotensi dilakukan oleh bank dan lembaga keuangan itu.


FSB(Financial Stability Board/Badan Stabilitas Keuangan) telah memasukan 30 bank dan lembaga keuangan sebagai sumber krisis sistematik karena wilayah kerjanya yang mendunia sehingga tergolong dalam perusahaan yang too big too fail(terlalu besar untuk gagal). Prilaku pemegang saham dan kebijakan manajemennya masuk dalam pengawasan, ujar menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Rabu(2/12).

Pada laporan Financial Times ada 24 bank dan 6 lembaga asuransi multinasional yang masuk dalam daftar FSB. Mereka tersebar di Inggris, Eropa, Amerika Serikat dan Jepang.

Ke-24 bank itu adalah Bank of America Merrill Lynch(BAC), Citigroup, Goldman Sachs, JP-Morgan Chase, Morgan Stanley, Royal Bank of Canada, Barclays, HSBC, Royal Bank of Scotland, Standard Chartered, Credit Suisse dan UBS AG. Selain itu juga ada BNP Paribas, Societe Generale(Perancis), BBVA(Spanyol), Santander(Spanyol), Mitsubishi UFJ, Mizuho, Nomura, dan Sumitomo Mitsui(Jepang).

Lalu ada Banca Intesa dan UniCredit(Italia), Kemudian Deutsche Bank(Jerman), serta ING Group(Belanda). Adapun enam kelompok usaha asuransi adalah Aegon, Allianz, Aviva, AXA, Swiss Re dan Zurich.

Dalam pengawasan FSB, bank dan lembaga keuangan itu harus memiliki living will(keinginan untuk hidup). Sebab kalau ada kesulitan, mereka harus menyelesaikan sendiri masalahnya sebelum meminta bantuan kepada pemerintah masing-masing.

Secara terpisah, pejabat sementara Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengatakan stabilitas sistem keuangan domestik akan tetap terjaga.
Hal itu ditandai dengan rasio kecukupan modal yang rata-rata ada di level 17,7 persen dan kredit berkinerja rendah yang kurang dari 5 persen. BI juga memberlakukan Giro Wajib Minimum sekunder sebesar 2,5 persen sejak 24 Oktober 2009.
(Kompas, Kamis, 3 Desember 2009)

Selasa, 08 Desember 2009

Aksi Damai Anti Korupsi.



Korupsi memang harus di berantas... karena sungguh-sungguh nyata merugikan masyarakat, bayangkan keuangan negara kita terkuras habis bahkan mungkin minus hingga harus berhutang kepada negara-negara lain karena ulah orang-orang tak bertanggung jawab yang hanya memikirkan kepentingan pribadi atau golongan tertentu dan yang rugi adalah kita, bangsa kita sendiri sehingga banyak rakyat Indonesia yang makin kekurangan, hidup dalam kemiskinan dan kemiskinan dekat sekali dengan kebodohan..Bagiamana bangsa kita bisa maju.......(sangat menyedihkan bukan...)


Biarlah dengan adanya aksi damai anti korupsi ini boleh menyadari setiap elemen bangsa kita untuk bahu membahu memberantas korupsi ini sehingga rakyat bisa hidup lebih makmur, damai dan sejahtera terutama di sektor pendidikan sehingga bangsa kita menjadi bangsa yang pintar dan bebas dari korupsi.

Hari ini adalah hari Anti Korupsi Sedunia, massa dari berbagai elemen turun ke jalan untuk Aksi Damai Anti Korupsi, di jakarta pagi-pagi sudah ada longmarch dari Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi(GNPK) dengan membagi-bagikan bunga mawar dari gedung indosat menuju bundaran HI. Ada juga 100 orang peduli bangsa terkonsentrasi di depan hotel Kempinski.

Lalu lintas dari semanggi menuju Istana Negara mulai tersendat karena satu lajur jalan digunakan oleh para aksi damai ini dan kemungkinan makin siang makin ramai sehingga disarankan para pengguna jalan untuk menghidari jalan M.Thamrin, J.Sudirman dan sekitarnya untuk menghindari kemacetan.



Rabu, 02 Desember 2009

Prudential Kumpulkan Premi Rp 1,9 triliun



JAKARTA. Tren pertumbuhan pendapatan premi PT Prudential Life Assurance berlanjut hingga kuartal ketiga tahun ini. Prudential meraih premi senilai Rp 1,9 triliun di kuartal ketiga, meningkat 14,4% dibandingkan perolehan di kuartal kedua.


Porsi terbesar pendapatan berasal dari premi baru, nilainya Rp 936,3 miliar. Pendapatan dari premi syariah Rp 254,6 miliar.

Presiden Direktur Prudential Kevin Holmgren menilai, pasar asuransi jiwa terus menunjukkan perbaikan hingga kuartal III tahun ini. "Kinerja kuartal ketiga menunjukkan Prudential memiliki fondasi yang kokoh. Kami mampu mencetak pertumbuhan pendapatan premi," jelasnya seusai menghadiri acara Corporate Social Responsibility Prudential di lembaga pemasyarakatan anak Tangerang, Rabu (2/12).

Kendati krisis keuangan global baru saja berlalu, Prudential tidak menghentikan upaya mensosialisasikan manfaat asuransi. Di akhir September, jumlah nasabah Prudential mencapai 846.975, atau bertambah 28,1% dari jumlah nasabah di kuartal yang sama tahun sebelumnya.


Fransiska Firlana
http://www.kontan.co.id/index.php/keuangan/news/25999/Prudential-Kumpulkan-Premi-Rp-19-triliun

Selasa, 01 Desember 2009

Harga Emas Tembus US$1200 per Ons Troy



02 Desember 2009 | 10:30
JAKARTA. Harga emas tak henti-hentinya membukukan rekor baru. Melemahya dollar Amerika serikat (AS) kembali mendongkrak harga emas, yang menjadi buruan investor global sebagai safe haven. Pada perdagangan Rabu (2/12) pukul 10.40 WIB, harga emas di pasar spot telah mencapai rekor baru di US$ 1.209,13 per ons troy.


Harga emas beberapa pekan terakhir memang terus melonjak, seiring melemahnya dollar AS terhadap euro dan yen. Bahkan, krisis utang Dubai World yang sempat membuat bursa global anjlok, tak mampu meredupkan kilau si kuning cerah ini. Berdasarkan data Bloomberg, harga emas setahun ini telah naik 37%. Sedangkan dollar AS pada periode yang sama turun sebesar 8,5% terhadap enam mata uang utama dunia.

Menurut Chief Investment Officer Swiss Asia Capital Pte Ltd. Jurg Kiener, alasan utama harga emas terus melonjak adalah, investor tidak lagi percaya terhadap pemerintah dah perbankan. Sebab sudah terlalu banyak uang kertas dicetak yang berisiko inflasi bakal meningkat. Alhasil, investor memilih mengamankan kekayaannya dari risiko inflasi plus pelemahan dollar AS dengan memburu emas. "Investor membeli emas setiap hari. Tak heran, harganya terus naik," ujar Jurg kepada Bloomberg, Rabu (2/12).
Sopia Siregar Bloomberg
diambil dari http://www.kontan.co.id/index.php/investasi/news/25946/Harga-Emas-Akhirnya-Tembus-US-1.200-per-Ons-Troy

Senin, 30 November 2009

Asia Keluar Dari Krisis Dubai.



JAKARTA. Mayoritas bursa saham di kawasan Asia ternyata mampu menahan efek domino krisis utang Dubai World. Buktinya, pada penutupan perdagangan kemarin, indeks bursa Asia menghijau.
Kemarin, indeks Hang Seng menguat 3,25%, indeks bursa Shanghai melambung 3,20%, dan Nikkei 225 naik 2,91%. Padahal, setelah Dubai World mengumumkan problem utangnya akhir pekan lalu, indeks bursa Asia rata-rata tergerus hingga 4%.


Analis Universal Broker Indonesia Securities Andri Zakarias Siregar bilang, efek krisis Dubai World tak berpengaruh signifikan ke bursa Asia. Ini lantaran tak banyak negara Asia yang bergantung pada perusahaan asal Timur Tengah itu. "Jepang memang menjadi salah satu kreditur Dubai World, tapi nilai piutangnya tak terlalu besar," ujarnya, kemarin (30/11).

Kepala Riset Kresna Graha, Jordan Zulkarnaen menimpali, efek Dubai World relatif minim. "Kecuali bursa STI Singapura, karena beberapa bank Eropa tercatat di bursa saham Singapura," imbuhnya.

Sedangkan Analis Credit Suisse Sakthi Siva, dalam risetnya akhir pekan lalu mengungkapkan, perekonomian negara-negara Asia tak terpengaruh efek Dubai World. Sebab, fundamental ekonomi kawasan ini masih cukup baik. Indikatornya, antara lain tingkat gross domestic product (GDP). Mayoritas GDP negara di Asia masih positif.

Dalam mengukur fundamental perekonomian kawasan Asia, Sakhti juga memakai rasio utang jangka pendek terhadap cadangan devisa tiap negara. Indonesia dan Korea, dua negara Asia yang sempat terkulai parah akibat krisis 1997, kini bangkit.

Tahun depan, rasio utang bersih terhadap ekuitas atau net debt to equity Indonesia dan Korea masing-masing 26% dan 23%. Bandingkan pada tahun 1997, Indonesia dan Korea memiliki rasio utang bersih terhadap ekuitas 147% dan 198%.

Andri menambahkan, krisis Dubai juga tak terlalu merembet ke Amerika Serikat. Ini jelas menguntungkan bursa Asia, lantaran selama ini AS jadi parameter bursa Asia.

Tapi, Kepala Riset Paramitra Alfa Sekuritas, Pardomuan Sihombing bilang, penguatan indeks Asia hanya technical rebound sesaat. "Efek Dubai World masih akan berlanjut pada pekan ini," katanya sembari memprediksikan.


Ade Jun Firdaus, Abdul Wahid Fauzi KONTAN

Senin, 23 November 2009

Financial Freedom.



Setiap kita pasti menginginkan kebebasan finansial yang lebih sering kita kenal dengan istilah Financial Freedom. Apa itu Financial Freedom ? dan mengapa semua orang menginginkannya ? lalu bagaimanakah caranya agar kita bisa Financial Freedom ? Saya sendiripun mengginginkannya dan mungkin sebagian orang bahkan sudah membuat perencanaaan untuk mencapai Financial Freedom.


Financial Freedom adalah kondisi dimana kita sudah lebih dari berkecukupan, dimana seseorang tidak perlu lagi bekerja tetapi tetap memiliki penghasilan yang sangat memadai dan lebih dari cukup untuk membiayai semua pengeluarannya. yahhh boleh dibilang UANG tersebut bekerja untuk kita, bukan kita bekerja untuk UANG. Semua orang menginginkannya karena dengan kondisi seperti itu kita dapat menikmati hidup, bisa pensiun dini dengan kaya raya, bisa jalan-jalan keliling dunia tanpa memikirkan pekerjaan ataupun bisnisnya karena semua sudah berjalan dengan sistematis...yahhh bukan itu merupakan impian setiap kita.. :) Yang menjadi pertannyaan...Bagaimana cara agar kita menjadi seorang Financial Freedom...Ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mencapainya yaitu :

1.Berpikir Seperti Orang Kaya

Anda akan menjadi apa yang seringkali Anda Pikirkan. Orang-orang kaya mempunyai kebiasaan selalu berpikir tentang kebebasan finansial. Sejak muda atau pada suatu saat dalam hidupnya, mereka menjadi sangat fokus pada pencapaian suatu tujuan keuangan. Mereka kemudian membangun disiplin untuk melakukan pengorbanan-pengorbanan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan itu. Mereka mengatur ulang seluruh kehidupan finansialnya : pendapatan, asuransi, investasi dan pengeluaran-pengeluaran sehingga terkoordinasi dan membuat mereka dapat mencapai target finansialnya.
Jim Rohn pernah menulis:
“ Becoming a millionaire is not that difficult, but it is not the most important thing. The most important part of becoming a millionaire is the person that you have to become to accumulate a million dollars in the first place.”
Anda harus membangun karakter, kepribadian dan kebiasaan yang sangat berbeda apabila Anda ingin mencapai tujuan finansial Anda dan tetap mempertahankan uang Anda. Apabila Anda sudah bisa menjadi jenis orang yang bisa menghasilkan dan mengumpulkan 1 juta dolar, maka anda akan bisa menghasil kan juta dolar yang ke dua dan ketiga juga. Bahkan bila sesuatu yang kurang menguntungkan terjadi dan Anda kehilangan semua uang Anda, Anda bisa mengumpulkannya lagi dalam waktu yang tidak lama, karena Anda sudah menjadi orang yang bisa menjadi jutawan dolar.

2.Tetapkan tujuan dan sesuaikan dengan kondisi keuangan.

Lima kriteria, yang disingkat menjadi SMART: Specific, Measurable, Attainable, Reality-based, dan Time-bound. Tujuan keuangan keluarga harus dinyatakan secara spesifik dalam nilai yang terukur serta jangka waktu pencapaiannya.
Sebagai contoh, Anda ingin untuk hidup berkecukupan di masa tua. Ini memang tujuan, namun belum spesifik. Diperlukan nilai terukur, misalnya memerlukan dana Rp 3 miliar untuk dapat hidup berkecukupan di masa tua nanti. Agar lebih lengkap, tujuan perlu dinyatakan misalnya sebagai berikut: Pensiun pada usia 55 tahun dengan dana yang dimiliki Rp 3 miliar. Jadi berapa Rupiah per bulan saya harus menyisihkannya dari sekarang ?
Salah satu kata kunci lain dalam menentukan tujuan keuangan keluarga adalah realistis, agar secara rasional bisa dicapai melalui pelaksanaan dan usaha yang berkesinambungan. Untuk itu, perlu dipertimbangkan situasi kondisi saat ini dalam menentukan tujuan. Jangan sampai tujuan ini menjadi seperti punguk merindukan bulan.

3.Perhatikan kemana uang Anda dibelanjakan? dan batasilah.

Belanja berlebihan dan utang di luar kemampuan, pasti akan merusak sebuah kondisi keuangan yang tadinya solid seperti baja menjadi amburadul.
Kebiasaan untuk berbelanja berlebihan bisa karena belanja itu menyenangkan. Itulah yang mungkin terjadi. Masyarakat kita menganggap ke mall sebagai salah satu hiburan keluarga. Yang tadinya hanya ingin jalan-jalan, pulang malah membawa bungkusan besar dari hasil belanja di mall. Keputusan untuk membeli haruslah didasari oleh sebuah kebutuhan, jangan Anda membelinya hanya karena dorongan atau ketertarikan karena promosi serta iklan besar-besaran ataupun diskon. Tapi ambilah keputusan membeli sesuatu karena memang Anda membutuhkannya. Jangan Sampai ada Hutang atau cicilan yang menumpuk karena nikmatnya mengunakan kartu kredit, jika sudah jatuh tempo segera lunasi.

4.Jaga Diri/keluarga Anda dari risiko dengan asuransi.

Kita tidak pernah tahu kapan resiko sakit/penyakit itu datang menghapiri kita, Lebih baik kita berjaga-jaga jika sampai harus terjadi.. maka kita sudah mentransfer semua biaya rumah sakit ke perusahaan asuransi.


5.Gembira Dengan Tumbuhnya Aset Anda.

Kebanyakan orang mengasosiasikan membelanjakan uang dengan kebahagiaan dan menabung dengan penderitaan. Anda harus merubah pola pikir ini. Tugas Anda adalah untuk mulai mengasosiasikan menyisihkan uang untuk investasi dan melihat uang Anda tumbuh sebagai kebahagiaan. Semakin Anda merasa bahagia dengan melihat simpanan Anda tumbuh, Anda akan semakin termotivasi untuk mengurangi pengeluaran dan menambah simpanan.

6.Mengejar Kebahagiaan.

Semua orang ingin bahagia. Mencapai kebebasan financial sebagai akibat dari keberhasilan membangun kebiasaan jutawan dolar adalah tujuan yang baik, tapi bukan yang paling penting. Yang lebih penting adalah didalam prosesnya Anda akan menjadi orang yang punya keberanian, karakter, berpikir lebih dalam dan ulet. Sebagai akibat dari menjadi orang yang mencapai kebebasan finansial, anda akan merasakan indahnya bebas memilih apa yang ingin Anda lakukan dengan hidup Anda, Anda akan merasa betul-betul bahagia dan puas dengan diri Anda dan dengan semua bagian dari hidup Anda. Ini adalah tujuan yang paling berharga.
Daftar Pustaka : Million Dollar Habits, Brian Tracy.

Ke-enam(6) langkah di atas merupakan awal dari sebuah proses panjang perencanaan, yang membutuhkan monitoring dan revisi bila dibutuhkan. Kehidupan Anda/keluarga Anda akan selalu berubah dan perencanaan keuangan Anda/keluarga Anda harus mengikuti perubahan yang terjadi dalam keuangan Anda/keluarga Anda. Selamat merencanakan kehidupan keuangan Anda/keluarga Anda yang lebih baik di masa depan menuju FINANCIAL FREEDOM.

Jumat, 20 November 2009

Tahu kah Anda ? Market Asuransi di Indonesia.

Market Asuransi di :
JEPANG – 300%
AMERIKA – 96%
SINGAPURA – 75%
MALAYSIA – 55%
INDONESIA – 14% (2006)
(berarti 1 orang rata-rata memiliki 3 polis di jepang.)
kondisi di Indonesia menurut INBRA memperkirakan 5% nasabah terkaya menguasai 90% total Dana Perbankan (Rp. 740T) jan 2003.
250 T deposito di bank milik perorangan,
56% dari total deposito
PHK KARYAWAN th. 2005 ada 217.000 orang
Jumlah Pengangguran 10.85 juta orang
Pemegang Credit card 6,7 juta org, Nilai transaksi 45M dari 21 Bank, 70% ada di Jakarta, belum termasuk Infinite Card, Business Week, Okt 2005
11% pemegang polis di Perkotaan di Indonesia
Harapan & Pensiun di Indonesia (5 besar di ASIA)


Orang Indonesia Kaya Raya..
TREND IMPLISIT
DEVISA TRAVELING KE LUAR NEGERI MENCAPAI US$ 4 MILYAR/p.a
OCCUPANCY RATE “FIVE STAR’S APARTMENT” BERKISAR 90%
OCCUPANCY RATE PUSAT PERBELANJAAN MEWAH 95%
Th. 2002 terjual 150 Jaguar, 10 Ferrari, 6 Maserati, 5 Roll Royce, yang dibeli oleh sebagian dari sekitar 2500 orang kaya Indonesia
Pameran Berlian & Membership Golf Full

INFO BUNUH DIRI Sumber : PROBISNIS -Rakyat Merdeka, 10 Okt 2007
250 ribu/ tahun di CHINA
50 ribu / tahun di INDONESIA
30 ribu/ tahun di JEPANG
1 juta orang / tahun di DUNIA
1 Orang setiap 40 detik
PENYEBAB DI INDONESIA :
1.Jumlah Pengangguran 40 jt
2.Kemiskinan
3.Kesulitan Ekonomi
4.Mahalnya Biaya Hidup
5.Penggusuran
6.Lingkungan Psikososial parah
7.Kesenjangan begitu besar
8.Pekerja migran
9.Pasien gangguan mental tidak tertangani optimal

PARETO TABUNGAN di INDONESIA Sekilas Wajah Indonesia – SWA 2007
JUMLAH REKENING
> 5 MILYAR ; 160.000 (370T)

Rp.100 juta-5 miliar 1.290.000 (526T)

< Rp. 100 juta 85.600.000 (238T)

Jadi bisa terlihat kesenjangan sosial yang perbedaannya sangat jauh. Jadi perencanaan keuangan mengambil peran penting dalam meningkatkan keuangan baik pribadi maupun keluarga dan Berdasarkan data-data yang ada sungguh Indonesia masih kurang sadar akan pentingnya manfaat dari asuransi jiwa khususnya. Padahal dengan Anda ikut asuransi maka secara tidak sadar Anda sedang meningkatkan taraf hidup Anda dan keluarga Anda, Semakin banyak keluarga-keluarga yang taraf hidupnya meningkat maka semakin lama banyak keluarga yang terlepas dari jerat ke miskinan dan ke bodohan. Disayangkan masih banyak orang-orang yang belum memiliki bahkan tidak mengerti apa itu asuransi jiwa. Mari kita ciptakan masyarakat Indonesia yang mandiri dan Financial Freedom...YES......



Kamis, 19 November 2009

Asuransi Apa yang Tepat Untuk Orang Muda?



Saya senang dengan rubrik Solusi Keuangan, Rubrik ini membuat saya dapat belajar tentang keuangan secara mudah. beberapa hari lalu saya ditawari asuransi oleh teman, memang sampai saat ini saya belum memiliki asuransi ( usia masih muda 20 tahun ).
Nah, apakah saya memang sudah membutuhkan asuransi? Asuransi apa saja yang saya butuhkan? Itu yang menjadi bahan pemikiran saya.


Setalah saya tanya sana sini ada jawaban yang cukup mengena di hati saya, bahwa rubrik ini memberikan manfaat. Asuransi pada dasarnya adalah suatu manfaat proteksi atau perlindungan atas risiko yang mungkin terjadi pada diri atau barang yang kita miliki. Nah, perusahaan asuransi berperan memindahkan kemungkinan risiko yang terjadi terjadi kepada mereka.
Artinya kalau Anda sebagai pemilik polis mendapatkan risiko atas diri maupun barang yang dimiliki(tergantung asuransi apa yang diambil), maka perusahaan asuransilah yang mengambil alih kerugian yang diakibatkan oleh risiko tersebut.

Anda tentu tahu cerita tentang 5 orang pelayan pintar dan 5 pelayan bodoh yang sedang menunggu mempelai. Sama seperti mempelai yang sedang ditunggu oleh para pelayan, risiko itu tidak dapat diduga kapan terjadinya dan bagaimana bisa terjadi pada kita. Jadi sama seperti pelayan yang pintar, ia akan mempersiapkan minyak yang lebih banyak untuk mengantisipasi risikonya yaitu kehabisan minyak sebelum mempelai pria datang.

Nah, Anda juga seharusnya seperti itu. Kita tidak tahu kapan risiko seperti sakit, kematian dan kehilangan bisa terjadi pada kita. Jadi, makin cepat Anda memiliki asuransi, makin cepat pula risiko tersebut terproteksi bagi Anda. Memang, Anda akan merasa berat karena membayar untuk sesuatu yang belum Anda terima manfaatnya. Tetapi, sama seperti pelayan yang pintar yang juga harus bersakit-sakit dahulu membawa beban minyak yang lebih berat, akhir yang mereka dapatkan adalah ikut serta dalam pesta perkawinan (tidak ditinggal di luar seperti pelayan yang bodoh).

Artinya, untuk mendapatkan kebahagian kita memang harus bersakit-sakit dulu. Alangkah baiknya jika segala sesuatu telah dipersiapkan, seperti sebelum hujan sedia payung..Maklum saat ini sedang musim hujan.
Untuk asuransi yang sebaiknya dimiliki, saran saya cobalah memiliki asuransi yang lengkap. Mulai dari jiwa, kesehatan (kalau tidak di cover kantor), dan kerugian baik itu rumah maupun barang lainnya. Tentu saja disesuaikan dengan kemampuan yang bisa diambil.

Semoga bisa memberikan wawasan yang baru tentang perencanaan keuangan Anda.




Senin, 16 November 2009

Ayooo...Lawan Utang Kartu Kredit.



Kartu Kredit, hemm saya rasa semua sudah mengerti fungsi kartu ini, bagi saya kartu kredit adalah hal yang menakutkan. Begitu mudah nya bank dan instansi keuangan menawarkan fasilitas kartu kredit tanpa dibarengi pengertian tentang kartu kredit untuk masyarakat yang akhirnya mengakibatkan krisis financial Anda.



Yahh..dengan pikiran bisa belanja baru bayar kemudian, maka akhirnya kita lupa daratan, kekhawatiran saya memuncak ketika mengetahui seorang teman namanya Ari(samaran), mengaku memiliki hutang di kartu kredit sebesar Rp 74 juta. Padahal saya tahu persis kalo gaji Ari hanya Rp 2 juta/bulan. Otomatis dengan kondisi seperti itu Ari tidak bisa memenuhi minimum payment sebesar Rp 7,5 juta/bulan. Debt Collector sudah menelpon dan mendatangi rumahnya setiap hari.

Ternyata Ari tidak sendiri masih ada lagi Brian(samaran) dengan gaji Rp 5 juta/bulan mempunyai saldo utang Rp 20 juta, utang rumah Rp 550 juta, dan utang keluarga Rp 100 juta. Ada lagi Chintya(samaran) punya utang Rp 55 juta, tetapi tidak ada dana yang tersisa ditabungannya.

Saya yakin masih ada jutaan orang seperti Ari, Brian, dan Chintya yang mengalami hal serupa. Mereka seperti memegang bom waktu yang akan meledak dan menyeret negeri ini dalam krisis pinjaman. Mengapa hal ini bisa terjadi ?
Pertama, Negara kita belum dilengkapi sistem kredit yang memadai, belum ada sistem credit scoring yang bisa mengkategorikan antara peminjam sehat dan yang tidak sehat. Sistem Informasi Debitur(SID) yang lebih memadai sehingga bisa diketahui layak/tidak layak.

Kedua, para penerbit kartu kredit bersikap masa bodoh, yang penting persyaratan internal mereka terpenuhi. Seseorang bahkan dapat memperoleh kartu kredit dari 20 penerbit kartu kredit yang berbeda, inilah yang terjadi pada Ari.

Ketiga, adalah cara memasarkan kartu kredit yang tidak etis. Ke mana saja slogan responsible lending yang harusnya menjadi nyawa bank dan institusi finansial ? Mungkin Anda juga mengalami hal serupa dengan saya. Caranya seperti "Boleh kartu cicilannya, bu. ini bukan kartu kredit, tapi kartu cicilan". "ini bunganya kecil, loh..". "Belanja bulannya juga bisa dicicil, bu!".

Salah siapakah jika terjadi hal seperti diatas..salah sistemnya kah ? Ayo lahh.. Siapa yang menyuruh Anda menandatangani aplikasi kartu kredit itu? Siapa yang menyuruh Anda menggesek kartu kredit? Siapa yang menyuruh Anda tidak menyisihkan gaji dalam tabungan dan investasi?
Jika kondisi keuangan Anda morat-marit karena utang, salahkanlah dirimu sendiri!!! Ayolah,,terima saja kenyataaannya jika Anda punya saldo utang kartu kredit yang tak lunas saat jatuh tempo, artinya Anda tidak pantas menjalani lifestyle Anda seperti sekarang ini, sebab Anda Tidak Mampu jadi jujurlah pada diri sendiri.

Kuncinya hanya itu jujurlah pada dirimu sendiri bahwa Anda belum/tidak mampu menjalani gaya hidup yang seperti sekarang ini,,jadi stop mengunakan kartu kredit dan mulailah negosiasi dengan penerbit untuk menyelesaikannya, kurangi biaya-biaya yang tidak penting seperti belanja di mall atau makan di restoran.. so.. Ayoo.. sama-sama Lawan Utang Kartu Kredit!!!

Rabu, 11 November 2009

The 6 KEYS to Cash Flow



When you have your cash flow under control, you can make sure that everything you do each business day is clearly focused on making your business more Profitable.


ONE Cash Flow Is Key.
Kelola cash flow anda dengan sangat hati-hati. If you don’t recognize that cash is what keeps you in business, you have either not been in business very long…. Or you won’t be.
No Cash Flow = No More Business.

TWO Keep a Cash Reserve.
Sediakan cadangan uang setara dengan tiga bulan biaya operasional untuk menghindari kekurangan. Pastikan anda mempunyai line kredit yang masih berlaku sebelum anda benar-benar memerlukan cash.
No Cash Flow = No More Business.

THREE Establish Rules.
What are your billing terms? Anda tidak akan dibayar jika anda tidak meminta. Apakah tenggang waktu 30 hari OK? Bagaimana dengan biaya keterlambatan? Siapkan kemungkinan-kemungkinan untuk klien yang tidak membayar tepat waktu.

FOUR Collect Your Cash.
Pastikan billing anda dilakukan segera dan akurat. The terms are terms. Boleh saja memberi diskon untuk pembayaran lebih awal, tapi jangan pernah memberi insentif untuk “late payment”. Sehari setelah jatuh tempo, kontak klien anda dan secara sopan tanyakan apakah mereka telah mentransfer pembayaran. Tidak ada yang lebih penting daripada cash ditangan.

FIVE Don’t Expect the Bank to Manage Your Cash Flow.
Sangat kritikal anda mengetahui cash balance anda setiap saat. Bagaimana anda bisa membuat keputusan bisnis yang akurat tanpa mengetahui cash balance? Berapa cash balance anda saat ini? Bank balance dan cash balance adalah dua hal berbeda. Jangan bingung dan salah karena keduanya tidak sama. Anda me-manage cash flow anda; tapi, anda me-reconcile bank balance anda.

SIX Cash Flow Projections.
Cash flow projections adalah kunci untuk ProfitAble business decisions. Tidak mungkin menjalankan bisnis secara efektif tanpanya. “Manage your business or your business will manage you”. Tidak melihat masalah cash flow tepat waktu untuk memperbaikinya adalah suatu kegagalan manajemen.



AdBrite

Followers