Tampilkan postingan dengan label Life Insurance. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Life Insurance. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Juni 2010

AIG Tolak Tawaran Harga Baru Prudential.



Rabu, 02 Juni 2010 | 08:53
AIG Tolak Tawaran Harga Baru Prudential Untuk AIA

HONG KONG. Rencana Prudential Plc. mengakuisisi American International Assurance (AIA), unit bisnis American International Group Inc. (AIG) di Asia, terancam berantakan. Pasalnya, AIG menolak permintaan Prudential yang ingin menurunkan harga akuisisi AIA dari US$ 35,3 miliar menjadi US$ 30,38 miliar.


Dalam sebuah pernyataannya kemarin, manajemen AIG biang, mereka tidak akan mengubah syarat kesepakatan dengan Prudential. Akhir pekan lalu, AIG dan Prudential kembali membuka proses negosiasi untuk menyelamatkan kesepakatan akuisisi itu.

Tidjane Thiam, CEO Prudential Plc, secara resmi telah meminta penurunan harga akuisisi AIA untuk menenangkan pemegang sahamnya. Maklum, sebagian pemegang saham utama Prudential menganggap harga akuisisi AIA terlalu mahal.

Thiam, yang menduduki posisi puncak Prudential sejak Oktober 2009 membutuhkan persetujuan dari 75% pemegang sahamnya untuk menyetujui proses akuisisi terbesar dalam sejarah ini. Perusahaan asuransi yang berbasis di London ini merencanakan rapat pemegang saham pada 7 Juni mendatang.

"Ini kesepakatan mati," kata Paul Mumford, Manajer Investasi Cavendish Asset Management Ltd di London. Dia menambahkan, Prudential harus menarik kembali penawarannya dengan cara yang anggun. "Ini adalah kesalahan yang sangat mahal," ujarnya.

Bagi AIG, yang pernah jadi perusahaan asuransi terbesar di dunia, penjualan AIA akan sangat membantu pelunasan utang kucuran dana (bailout) dari Pemerintah Amerika Serikat senilai US$ 182,3 miliar.

Jim Millstein, Kepala Restrukturisasi Departemen Keuangan AS, mengatakan, AIG bisa saja menggelar penawaran umum (IPO) untuk menjual saham AIA bila transaksi dengan Prudential gagal.

Dalam kesepakatan yang diumumkan pada Maret lalu itu, Prudential akan membayar akuisisi AIA dengan dana tunai sebesar US$ 25 miliar. Sisanya, US$ 10,3 miliar akan dilunasi dalam bentuk saham Prudential.

Belakangan, Prudential berniat merevisi kesepakatan itu. Dalam pernyataannya awal pekan ini, Prudential menawar harga akuisisi turun menjadi US$ 30,375 miliar dengan pembayaran tunai sebesar US$ 23 miliar. Penolakan AIG atas permintaan itu membuat Prudential harus mempertimbankan akuisisinya.



J. Ani Kristanti

Selasa, 02 Maret 2010

PRUDENTIAL Akui Sedang Memproses Akuisisi AIA



Nurul Qomariyah - detikFinance
London - Perusahaan asuransi terbesar Inggris, Prudential plc akhirnya mengakui pihaknya telah mencapai kemajuan terkait pembicaraan untuk akuisisi AIA. Prudential siap menggabungkan bisnisnya dengan AIA.

"Prudential mengkonfirmasi bahwa saat ini sedang dalam diskusi yang maju dengan AIG Inc terkait kemungkinan kombinasi bisnisnya dengan AIA," tegas Prudential dalam klarifikasinya seperti dikutip dari AFP, Senin (1/3/2010).

Klarifikasi itu disampaikan Prudential terkait maraknya pemberitaan pihaknya sudah mencapai kesepakatan dengan AIG untuk akuisisi AIA senilai US$ 35,5 miliar.


Sebuah sumber yang dikutip Reuters mengungkapkan, Dewan direksi AIG telah sepakat melepas American International Assurance (AIA) ke Prudential senilai US$ 35,5 miliar. Prudential akan membayar saham AIA dalam bentuk tunai sebesar US$ 25 miliar dan sisanya dalam bentuk saham, termasuk saham biasa untuk para pemegang saham AIA.

"Sebagai bagian dari berlanjutnya fokus strategi bisnis Prudential pada pertumbuhan di Asia, maka review terus dilakukan untuk kemungkinan ekspansi. AIA merepresentasikan sebuah kesempatan yang unik dan strategis bagi Prudential dan AIA untuk menciptakan asuransi terdepan di Asia Tenggara," imbuh Prudential.

Gabungan antara AIA dan Prudential akan menciptakan perusahaan asuransi terbesar di Asia Tenggara. Kesepakatan itu juga akan mentransformasikan Prudential menjadi asuransi terbesar dari sisi kapitalisasi pasar di luar China, bersaing dengan Allianz dan AXA.

"Tidak ada kepastian diskusi-diskusi ini akan berakhir pada satu kesepakatan," tegas Prudential.

Saham AIG sekitar 80% saat ini dimiliki pemerintah AS setelah sempat mendapatkan dana talangan dari pemerintah AS. AIG kini sedang berupaya untuk mengembalikan dana para pembayar pajak AS senilai US$ 182,3 miliar yang diberikan lewat bailout.

AIG pernah berniat melepas saham AIA ke publik namun akhirnya batal karena tidak mendapatkan dana yang memadai. Wall Street Journal melaporkan, beberapa hasul penjualan AIA ke Prudential telah diperhitungkan untuk membayar pemerintah AS.

AIG pada pekan lalu melaporkan kerugian yang melebihi ekspektasi analis sebesar US$ 8,9 miliar pada kuartan IV-2009. Namun kerugian itu hanya sepersepuluh dari kerugian pada 2008 yang mencapai US$ 99,2 miliar.
(qom/dnl)
(Di kutip dari www.detikfinance.com)

Minggu, 24 Januari 2010

PRU Universal Life



Prudential Indonesia telah meluncurkan produk asuransi jiwa terbarunya, PRU Universal Life, yang memberikan perlindungan asuransi jiwa sekaligus pengelolaan dana simpanan yang telah dirancang untuk memenuhi kebutuhan dalam setiap tahapan nasabahnya.


PRU universal life memiliki keistimewaan yang dapat membantu merencanakan tercapainya tujuan-tujuan keuangan nasabahnya. Keistimewaan tersebut antara lain:

1.Ketenangan dan Kesejahteraan
Perlindungan asuransi jiwa dan beragam asuransi tambahan sesuai dengan kebutuhan
nasabah.

2.Kemudahan dan Fleksibilitas
Nasabah dapat melakukan perubahan manfaat asuransi setiap saat sesuai kebutuhannya.

3.Manfaat Proteksi dan Dana Simpanan.
Memberikan proteksi hidup sekaligus memberi manfaat dana simpanan dengan profil
resiko investasi yang rendah.

Manfaat PRU Universal Life
* Manfaat Kematian (Death Benefit) hingga tertanggu Utama berusia 99 tahun.
* Manfaat Cacat Total dan Tetap (Total and Permanent Disability) hingga tertanggung
utama berusia 60 tahun.
* Dapat menambahkan nilai Uang Pertanggungan (Sum Assured) setiap saat.
* Dapat melakukan penarikan dana simpanan (Withdrawal) setiap saat.
* Pilihan manfaat asuransi tambahan (Raiders) yang beragam.
* Pengelolaan dana oleh Prudential Asset Management (PAM) Asia yang memiliki rekam
jejak yang baik.

Rabu, 06 Januari 2010

Prudential Beli Asuransi UOB Seharga US$ 307 Juta



SINGAPURA. Perusahaan asuransi terbesar asal Inggris, Prudential membeli asuransi jiwa yang juga unit usaha UOB Singapura senilai US$ 307 juta. Pembelian unit asuransi jiwa UOB ini mereka lakukan untuk memperkuat bisnis di Asia Tenggara.


Dalam pernyataan perusahaan Rabu 96/1) menyebutkan, selama ini Prudential telah menjamin kemitraan bersama dengan UOB selama 12 tahun terakhir. Terutama untuk menjual produk asuransi melalui kantor UOB yang tersebar di Singapura, Indonesia, dan Thailand.

Prudential akan berkompetisi dengan pebisnis lain di pasar Asia yang sangat besar. Seperti AIA yang juga unit usaha dari perusahaan asuransi raksasa Amerika Serikat AIG, juga dengan OCBC Insurance yang merupakan unit dari perusahaan asuransi Great Eastern.

"Kesepakatan dengan UOB ini akan membantu Prudential untuk memenuhi target pertumbuhan di Asia Tenggara," kata Kevin Ryan, analis ING yang berbasis di London, Inggris. Kevin berpendapat, kesulitan besar yang akan ditemui oleh perusahaan asuransi di kawasan ini adalah bagaimana menjual produk kepada masyarakat setempat. Jadi menjual produk asuransi lewat perbankan adalah kabar yang baik.

Prudential saat ini beroperasi di 13 negara di kawasan Asia, dan telah memiliki nasabah asuransi jiwa lebih dari 11 juta. Selama ini Asia menyumbangkan keuntungan bagi Prudential dengan porsi yang besar, yakni mencapai 44%.

"Penjualan bancassurance memberikan peluang yang cukup besar bagi pertumbuhan keuntungan di Singapura dan Indonesia dan secara substansial meningkatkan skala penjualan di Thailand yang menjadi pasar utama," kata Tdjane Thiam, chief executive Prudential Plc dalam sebuah pernyataan.


Syamsul Ashar Reuters
di ambil dari www.kontan.co.id

Rabu, 02 Desember 2009

Prudential Kumpulkan Premi Rp 1,9 triliun



JAKARTA. Tren pertumbuhan pendapatan premi PT Prudential Life Assurance berlanjut hingga kuartal ketiga tahun ini. Prudential meraih premi senilai Rp 1,9 triliun di kuartal ketiga, meningkat 14,4% dibandingkan perolehan di kuartal kedua.


Porsi terbesar pendapatan berasal dari premi baru, nilainya Rp 936,3 miliar. Pendapatan dari premi syariah Rp 254,6 miliar.

Presiden Direktur Prudential Kevin Holmgren menilai, pasar asuransi jiwa terus menunjukkan perbaikan hingga kuartal III tahun ini. "Kinerja kuartal ketiga menunjukkan Prudential memiliki fondasi yang kokoh. Kami mampu mencetak pertumbuhan pendapatan premi," jelasnya seusai menghadiri acara Corporate Social Responsibility Prudential di lembaga pemasyarakatan anak Tangerang, Rabu (2/12).

Kendati krisis keuangan global baru saja berlalu, Prudential tidak menghentikan upaya mensosialisasikan manfaat asuransi. Di akhir September, jumlah nasabah Prudential mencapai 846.975, atau bertambah 28,1% dari jumlah nasabah di kuartal yang sama tahun sebelumnya.


Fransiska Firlana
http://www.kontan.co.id/index.php/keuangan/news/25999/Prudential-Kumpulkan-Premi-Rp-19-triliun

Senin, 16 November 2009

Agen Asuransi Harus Bersertifikat Sebelum Akhir 2010



Herdaru Purnomo -detikfinance.com

Jakarta - Proses sertifikasi kepada para agen penjual asuransi umum harus dilakukan sebelum akhir tahun 2010. Pasalnya nanti akan dibentuk suatu peraturan mengenai sertifikasi tersebut, nantinya agen penjual tidak akan bisa melakukan transaksi asuransi tanpa sertifikasi.



Ketua Bidang Pendidikan dan Keagenan Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Budi Hartono menegaskan sertifikasi dilakukan untuk meningkatkan kualitas agen penjual asuransi umum.

"Nantinya sesuai dengan peraturan dari regulator yakni Bapepam-LK, sampai dengan akhir tahun 2010 para agen tanpa sertifikasi tidak akan dapat menjual, memasarkan ataupun melakukan segala transaksi asuransi," ujarnya dalam Workshop dan Sertifikasi Keagenan Asuransi Umum (AAUI) di Hotel Bumi Karsa, Jakarta, Kamis (30/07/2009).

Ia mengatakan nantinya semua agen penjual asuransi umum harus mempunyai sertifikat dan kontrak dari perusahaan asuransi jika ingin memasarkan suatu produk asuransi umum.

"Maka dari itu AAUI menggelar workshop keagenan guna mendapatkan sertifikat bagi para agen penjual asuransi." kata Budi.

AAUI menggelar workshop gelombang kedua ini dengan peserta sebanyak 268 orang dari berbagai perusahaan setelah sebelumnya pada gelombang pertama AAUI telah menggelar workshop dengan pesert sebanyak 395 orang dari 35 perusahaan.

Di tempat yang sama Kepala Biro Perasuransian Bapepam-LK, Isa Rachmatarwata mengatakan bahwa industri asuransi yang besar dan sehat itu butuh agen pemasaran, namun namun bukan sekedar banyak tapi harus berkualitas. "Melalui sertifikasi ini sertifikasi akan dicapai suatu standar untuk menguji kompetensi seseorang sebagai penjual agen asuransi," tutur Isa.

Isa mengatakan sesuai dengan peraturan kita nantinya,yang penting sertifikasi dan kontrak dari perusahaan asuransi yang hanya dapat memasarkan dan menjual segala jenis produk asuransi umum. "Kita optimis pada sampai dengan akhir tahun 2010 minimal 5.000 agen asuransi umum sudah bersertifikat," tuturnya.

Sebelumnya, program sertifikasi sudah dilakukan dengan menggandeng Lembaga Pendidikan Asuransi Indonesia (LPAI) tetapi belum berjalan optimal. Penataan keagenan di asuransi umum masih jauh tertinggal dibandingkan dengan sektor asuransi jiwa.

Melalui AAUI agen dapat memperoleh sertifikat dengan mengikuti workshop keagenan yang diselenggarakan AAUI secara bertahap. Dengan biaya Rp 300.000 para peserta akan mendapatkan sertifikat termasuk bahan pelatihan dan kartu identitas agen.

Sebentar lagi AAUI akan menggelar workshop keagenan di beberapa kota di luar Jakarta seperti di Makassar, Surabaya, Medan dan Semarang.

Minggu, 15 November 2009

Sudah Saatnya.



"Waktu adalah segalanya" karena waktu yang telah lalu tidak bisa kembali walaupun hanya sedetik. Ada satu keuntungan pasti untuk membeli asuransi sebelum ulang tahun. Tingkat harapan hidup yang semakin naik setiap tahun dan meningkat tajam dalam beberapa tahun ke depan, jumlah penduduk dunia semakin banyak bumi semakin sesak, jumlah orang usia lanjut lebih banyak yang berarti harus mempersiapkan dana lebih karena di usia pensiun orang tersebut sudah tidak memiliki penghasilan lagi sedangkan biaya hidup semakin meningkat.


"Asuransi jiwa sama dengan bersenang-senang. Semakin Anda tua semakin tinggi biaya untuk mendapatkannya." Yahhh.. karena semakin kita bertambah usia semakin tua maka resiko terkena sakit penyakit lebih mudah/rentan.

Lebih baik membeli asuransi selagi masih muda. Oleh karena itu, orang tua yang berpandangan jauh ke depan mengambil langkah awal dengan mulai menabung untuk anak-anaknya. Dengan harapan saat anak dewasa nanti mereka dapat mengambil alih polis-polis tersebut dan menikmati manfaatnya yang sangat besar dari pembayaran premi yang sangat murah.

Kebanyakan orang tua hanya melihat untuk jangka pendek. Oleh karena itu kursus-kursus menjadi industri yang tumbuh dengan pesat. Para orang tua tidak keberatan membayar ratusan ribu setiap bulan untuk berbagai program kursus di luar waktu sekolah, atau bahkan masuk taman bermain. Jika saja mereka dapat melihat betapa besarnya keuntungan yang dapat mereka berikan kepada anak-anaknya dengan mulai berasuransi jauh lebih dini. Pernahkah melihat anak Anda yang sedang tidur perhatikan wajahnya begitu bersih bercahaya begitu damai karena anak Anda tahu bahwa orang tuanya akan selalu melindungi dan memberikan yang terbaik, pernahkah terpikirkan seandainya Anda tidak ada di sisinya ? Apakah masih bisa tidur dengan damai ? bagaimana masa depan Anak, istri jika Anda tidak ada di sisinya ? Renungkanlah... dan Ambil Tindakan Sekarang Sudah Saatnya.



Kamis, 12 November 2009

Secepatnya Di asuransikan.



Apakah Anda sehat? Apakah Anda akhir-akhir ini pernah ke dokter? Apakah Anda mudah lelah? Saya berharap Anda sehat-sehat saja oleh karena itu maka uangkanlah kesehatan baik Anda!



Saya hanya mau menceritakan, ada seorang agent yang telah melakukan angioplasty(tindakan operasi untuk memperbaiki pembuluh darah) itu membuat dia memahami pentingnya memiliki perlindungan asuransi namun sangat disayangkan karena ia tidak mampu memperolehnya. Bahkan ia sudah "dilarang" membeli sampai 5 tahun sampai kondisinya benar-benar pulih dan sehat. Setelah melewati masa tunggu, dia lega karena akhirnya dia bisa diterima.

Saya juga ada seorang teman wanita karena pernah ada tumor jinak di payudara walaupun sudah di angkat/operasi tetap saja ia mengalami pengecualian khususnya bila terjadi sesuatu yang berhubungan dengan tumor dipayudaranya(tidak bisa klaim). Bersyukur ia masih diterima oleh perusahaan asuransi walaupun ada pengecualian, tetapi itu kena masa tunggu 2 tahun. Jadi jika dia selama 2 tahun tidak ada keluhan yang berhubungan dengan tumor payudaranya dan di USG hasilnya bagus maka ia bisa diterima dengan kondisi normal tanpa pengecualian, Ada beberapa kasus lainnya sama sekali ditolak.

Jangan menganggap remeh keadaan kesehatan baik Anda. Bersyukurlah kepada Tuhan atas kesehatan baik Anda, dan Asuransikanlah secepatnya. Tidak seorangpun yang ingin dirawat di rumah sakit bukan.., coba saja Anda tanyakan pada bagian pendaftaran di rumah sakit. yahhh secepatnya karena kita tidak pernah tahu kapan penyakit itu akan datang menghampiri kita...apalagi jaman sekarang banyak sekali virus-virus yang menyerang manusia, bahkan mungkin Anda pernah mendengar orang itu masih muda, masih gagah-gagahnya..tapi siapa sangka maut menjemputnya lebih cepat...sekali lagi kita tidak pernah tahu...

Seseorang pernah berkata "Saat Saya sedang tidak ingin membeli asuransi, banyak sekali agen yang mencari saya. Namun ketika Saya ingin membeli, tak ada seorang agen pun yang dapat membantu saya". kenapa bisa begitu...yah karena ia sudah tidak memenuhi syarat lagi untuk sebuah perlindungan asuransi(sudah sakit-sakitan), bahkan seorang agen terbaikpun sudah tidak dapat membantunya lagi dengan kata lain sudah terlambat, so jika Anda sehat...Secepatnya Di Asuransikan !

Ada lagi yang berkata "Ketika Saya masih dapat diasuransikan, Saya tidak memiliki uang. Namun ketika Saya memiliki uang, Saya mungkin sudah tidak dapat lagi diasuransikan." yahhh sungguh ironis bukan... Maka dari itu ini bukan hal yang bisa di tunda usahakanlah, sisihkan dana walau mungkin mengorbankan kenyamanan Anda tapi itu semua demi masa depan yang lebih baik. Seperti pepatah mengatakan "Bersusah payah dulu baru bersenang-senang kemudian".



Senin, 09 November 2009

3 Keranjang Keuangan.


“Orang tidak menentukan masa depan. Mereka menentukan KEBIASAAN … dan kebiasaan menentukan masa depan.”(Anonim)

Seperti gambar diatas setiap kita yang masih hidup pasti bekerja untuk memenuhi hidup kita..kita berusaha supaya taraf hidup kita meningkat dan biasanya orang yang mempunyai mimpi untuk hidup lebih baik dan bekerja keras pasti mendapatkan hasilnya apa pun bidang pekerjaannya.

Nah..sekarang setelah mendapatkan hasilnya (uang yang cukup) biasanya kita membelanjakan nya untuk hal-hal yang kita inginkan seperti membeli mobil, rumah, dan jalan-jalan keluar negeri yahhh itu yang merupakan impian yang kita inginkan sewaktu kita bekerja keras...sekarang sudah saatnya kita mewujudkannya karena sudah ada uang yang kita kumpulkan dari hasil kerja keras kita. Tentu tidak ada salahnya karena itu adalah uang hasil kerja keras kita...tapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan,, yaitu setelah kita membelanjakan/memakai uang kita, tabungan kita habis dan harus kerja keras lagi untuk menabung lagi...dan begitu seterusnya.. sebenarnya kita tidak pernah menabung...kita hanya menahan pegeluaran kita beberapa saat mungkin diakhir minggu atau di akhir bulan atau di akhir tahun yang kemudian kita belanjakan sampai habis...

Alangkah baiknya kalo ketika kita mempunyai uang lebih sebaiknya kita memperkuat kondisi keuangan kita atau dasar-dasar keuangan(keranjang keamanan) kita seperti kita memikirkan untuk dana darurat minimal itu 3-6 bulan gaji, asuransi jiwa, dan dana pensiun. Seandainya ditengah jalan mengalam hal-hal yang tidak diinginkan seperti PHK atau sakit kita sudah ada dana atau pengantian dari pihak asuransi sehingga tabungan kita tidak tergerus habis. Setelah itu jika masih ada dana maka tidak ada salahnya untuk mengembangkan dana yang ada supaya bisa menghasilakan yaitu dengan deposito, obligasi, Reksadana, investasi dalam properti dan mungkin juga buka usaha kecil-kecilan(bisnis) ini masuk dalam keranjang pertumbuhan. Semua itu butuh waktu karena kita mulai dari nol atau dari bawah tapi seandainya semua lancar dan menghasilkan barulah kita mulai memikirkan untuk kemewahan seperti membeli rumah, mobil, pesiar/wisata ke luar negeri, membeli apartement dll yang menjadi impian kita...sering kali terbalik dalam prioritas kita seperti gambar dibawah ini.

karena itu semua perlu direncana kan dengan baik..jika terjadi sesuatu dengan kita maka semua tabungan, aset yang kita miliki dan bahkan penghasilan kita sudah aman di proteksi..mulailah membiasakan diri kita untuk menabung dalam konteks yang benar seperti pepatah diatas jadikan itu kebiasaan karena itu akan menentukan masa depan kita.. yah itulah gunanya perencanaan keuangan melalui Asuransi Jiwa.






Kamis, 05 November 2009

Yang Perlu Diperhatikan Dalam Klaim.


Tentu kita sering dengar kata "klaimnya susah" atau "nanti klaimnya tidak dibayar" dan lain sebagainya..sebenarnya ketika seseorang masuk asuransi jiwa itu ada kontrak yang mengikat antara nasabah dan perusahaan asuransi jiwa. Nasabah mempunyai hak sesuai dengan kontrak dalam polis yaitu klaim jika terjadi sesuatu tetapi nasabah juga mempunyai kewajiban yaitu menyetor premi sesuai dengan tangal jatuh tempo dan jangan terlambat karena bisa menyebabkan polis laps(gugur) sementara, tetapi ini bisa fatal karena jika nasabah hendak klaim dengan kondisi polis laps maka tidak akan bisa di klaim.

Inilah yang menyebabkan beberapa nasabah tidak bisa klaim, yang akhirnya kecewa dan menutup polisnya...padahal seperti yang saya katakan ada kewajiban yang harus dipenuhi sesuai dengan perjanjian di polis asuransi jiwa( bisa berbeda antara asuransi jiwa yang satu dengan yang lain) maka dengan itu harus diperhatikan kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi. dibawah ini ada beberapa syarat pengajuan klaim yang perlu diperhatikan:
-Formulir klaim (tergantung klaimnya mis: fomulir klaim rawat inap, kecelakaan dll)
-Surat keterangan dokter atau rumah sakit.
-Fotocopi hasil laboratorium/laporan pemeriksaan kesehatan/radiologi (jika ada).
-Polis asli jika klaim menyebabkan polis berakhir.
-Surat berita acara kepolisian (asli) jika melibatkan pihak polisi.
-Fotocopi kartu identitas diri pemegang polis yang berlaku.
-Kuitansi asli berikut rinciannya.
-Fotocopi surat perubahan nama tertanggung dan penerima manfaat(jika ganti nama).
-Surat kuasa apabila penerima manfaat lebih dari satu.
-Dokumen-dokumen lain yang dianggap perlu(yang berhubungan dengan klaim).

Selain hal di atas ada juga yang perlu diperhatikan yaitu masa atau jangka waktu klaim kemudian sebaiknya pada saat nasabah masuk rumah sakit atau mengalami musibah sebaiknya langsung menghubungi pihak asuransi untuk pengurusan klaim bisa langsung menghubungi agent asuransi tersebut atau bisa juga langsung ke customer service supaya tidak berlarut-larut, jika nasabah sudah pulang baru kemudian mengurus klaim biasanya akan kesulitan dalam menemui dokter dan menyebabkan proses klaim menjadi lama...oh yahh ada satu hal lagi harus diperhatikan yaitu pengecualian-pengecualian yang tidak bisa diklaim, bisa karena kondisi nasabah atau juga ketentuan dari perusahan asuransi jiwa.

Selasa, 03 November 2009

Baru Lulus Tes Mengemudi.


Seorang wanita tidak sama sekali tertarik dengan asuransi bahkan setiap mendengar kata asuransi ia menjadi muak bahkan merasa terganggu dengan orang yang menawarkannya, hingga akhirnya suatu hari ia belajar mengemudi mobil. Setelah mengulang 3 kali berusaha akhirnya lulus juga mengemudi, ia menyadari bahwa jika ia berusaha keras untuk menjadi pengemudi yang hati-hati, menaati setiap rambu-rambu lalu lintas dan waspada, ia yakin kalau orang lain juga akan mengemudi seperti dirinya.

Tetapi pada kenyataan dijalan raya sunguh berbeda, baik mobil maupun motor sepertinya saling mendahului bahkan saling menyalib kendaraan... sehingga membuat ia stress dijalanan dan begitu mengerikan karena beberapa kali hampir menabrak kendaraan lain.
Kemudian teman-temannya menyarankan untuk membeli asuransi jiwa karena sejak dia memiliki ijin mengemudi berarti dia sering berada dijalanan. Apalagi kemarin ia mendengar adik temannya mengalami kecelakaan dan mengalami geger otak yang membutuhkan biaya ratusan juta untuk operasi karena tulang tengkoraknya retak sungguh mengerikan jika membayangkannya.
Pengemudi wanita tadi akhirnya memutuskan untuk mengambil polis asuransi jiwa karena menyadari pentingnya suatu perlindungan bagi dirinya sendiri, yahhh siapa lagi yang peduli dengan diri kita selain kita sendiri bukan… dan setiap peningkatan resiko baik dalam hidup maupun pekerjaan itu harus diimbangi dengan langkah-langkah pencegahan yang lebih hati-hati.
Seorang pria (kepala keluarga) sering berpergian ke daerah-daerah yang belum berkembang di negaranya, menyadari bahwa membeli asuransi jiwa bukanlah hal yang mewah lagi, melainkan suatu hal yang masuk akal (suatu keputusan yang bijaksana).

Sabtu, 31 Oktober 2009

Perencanan Keuangan.




Hallo rekan-rekan pernah dengar gak orang yang sukses dan memiliki segalanya, tiba-tiba kehilangan semuanya dan tidak punya apa-apa lagi...
Jatuh sakit atau mengalami masalah keuangan, tidak ada seorangpun dapat menghidari jika hal itu terjadi, adakah orang tua yang hari tuanya ingin mengantungkan hidup kepada anaknya? atau adakah orang tua yang merencanakan pendidikan untuk anaknya yang tidak berkualitas?

Sudah pasti setiap orang perlu perencanaan keuangan pribadi sehingga kehidupan mereka atau keluarga tetap berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. Ada kata bijaksana seperti berikut: "jika Anda mengabaikan keuangan Anda, maka hal itu akan datang kembali dan menghantui Anda".

Perencanaan keuangan pribadi sangat penting karena suatu proses pencapaian tujuan keuangan melalui pengelolaan keuangan yang terencana. Tujuan keuangan itu mencakup perencanaan dana pendidikan anak, perencanaan dana pensiun, perencanaan perlindungan keluarga, perencanaan proteksi kekayaan atau aset, perencanaan terhadap sakit kritis, dan lain sebagainya. Jika keuangan Anda kuat, maka selanjutnya Anda dapat menggunakannya untuk memperkaya bagian-bagian kehidupan Anda yang lain.
by Johan Tamin.

Kamis, 29 Oktober 2009

Tips Memilih Perusahaan Asuransi.


Memilih perusahaan asuransi yang baik memang tidak gampang. Apalagi ditengah persaingan yang ketat diantara perusahaan asuransi saat ini. Maka dari perlu di adakan studi banding, cari informasi di internet berita-berita tentang asuransi, bahkan tanya rekan sekerja, bahkan dari orang-orang yang sudah memiliki asuransi, tentunya pilihannya adalah yang menguntungkan kita.


Perusahaan asuransi dalam promosinya selalu memberikan yang terbaik dalam promosinya baik melalui iklan televisi atau brosur dan media lainnya sehingga membuat masyarakat yang awam menjadi bingung dalam menentukan pilihan. Ada beberapa faktor yang menurut saya perlu diperhatikan dalam memilih perusahaan asuransi jiwa khususnya:

1.Premi
Banyak perusahaan asuransi yang menawarkan premi(harga) yang murah tetapi hati-hati karena hal itu berkolerasi erat dengan ketidakmampuan membayar klaim, jadi jangan cepat-cepat tergoda apalagi ada diskonnya.

2.Besar-Kecilnya Perusahaan
Organisasi yang besar, cabang atau agency tersebar luas ada dimana-mana menjadi salah satu pertimbangan.

3.Laporan Keuangan.
Nah ini sangat penting karena dengan ini kita dapat menganalisa suatu perusahaan asuransi sehat atau tidak dan sekarang pemerintah juga mengharuskan untuk memberikan laporan keuangan ke media massa lewat koran atau majalah.

4.Custemer Service Berkualitas.
Perusahaan Asuransi yang bagus tentunya dapat memberikan pelayanan yang baik untuk nasabahnya dan memenuhi standart pelayanan nasabah.

5.Perfoma Perusahaan Asuransi.
Citra atau kinerja perusahaan asuransi dimata masyarakat umumnya, bisa dilihat dari beberapa majalah yang mengadakan pemeringkatan perusahaan-perusahaan asuransi dengan berbagai kategori atau kriteria sehingga bisa diketahui ranking perusahaan tersebut.

6.Visi dan Target Perusahaan Asuransi.
Hal ini untuk memastikan apakah perusahaan asuransi tersebut mampu melayani nasabah untuk jangka waktu yang panjang.

7.Usia Perusahaan Asuransi.
Ini menjadi salah satu faktor pendukung juga, semakin lama usia perusahaan tersebut semakin bagus itu menandakan perusahaan tersebut mampu melewati masa-masa sulit yang penuh tantangan seperti krisis global, Sebab hal ini mencerminkan komitmen dan integritasi perusahaan.

Selasa, 27 Oktober 2009

Perlukah Asuransi di Masa Krisis?


Perekonomian dunia sekarang sedang dilanda krisis financial/keuangan yang juga mempengaruhi Negara kita. Membuat daya beli masyarakat turun, sementara kebutuhan hidup meningkat dan berbagai resiko akan muncul yang harus segera diwaspadai serta dikelola dengan bijaksana.

1.Resiko yang ditimbulkan akibat krisis global sangat berpengaruh kepada setiap individu.
(contoh :banyak karyawan dirumahkan, akhirnya banyak pengangguran otomati kriminal akan meningkat belum lagi secara psikologis banyak orang stress, depresi, yang akhirnya bunuh diri)
2.Tujuan Asuransi adalah proteksi bukan investasi.
Kebanyakan orang membeli asuransi yang dilihat adalah hasil investasinya padahal yang harus mereka perioritaskan adalah proteksi nya. Sehingga polis yg mereka ambil bisa lebih maksimal mis : ambil uang pertanggungan sebesar Rp 1 milyard.

3. Sakit Kristis.
Apalagi jaman sekarang banyak sekali anak-anak muda yang terkena sakit kritis seperti serangan jantung, kanker, stroke dll . program ini sangat membantu untuk mengurangi biaya yang harus dikeluarkan.. bahkan menganti nilai ekonomis si nasabah karena kehilangan penghasilan.
4.Asuransi Rawat Inap dan Bedah memberi ketenangan.
Ketidak nyaman dalam sakit bisa kita kurangin atau bahkan kita hilangkan karena seandainya sampai sakit ujung-ujungnya adalah uang , apalagi jaman sekarang biaya rumah sakit sangat mahal bayangkan apalagi 5 tahun atau 10 tahun kedepan..dimasa krisis sekarang ini Anda membutuhkan ketenangan pikiran untuk meraih apa yang Anda kerjakan. Untuk urusan rumah sakit biarlah Asuransi yang mengelolanya. Ayo BerAsuransi !

Jumat, 23 Oktober 2009

Meninggal Sebagai Miliarder.


Saya dilahirkan dari keluarga sangat sederhana pernah makan nasi hanya dengan garam yah sungguh menyedihkan, sehingga sering saya berkhayal seandainya saya bisa menjadi orang berada (kaya raya) betapa indah dan bahagianya hidup ini. Tapi dengan hidup yang dijalani saat ini, saya sadar bahwa itu tidak mungkin terjadi, tetapi yang menarik adalah bahwa saya bisa meninggal sebagai seorang miliarder!

Sedikit gambaran ternyata yang menjadi orang kaya itu tidak banyak, yang lahir dari keluarga kaya juga tidak, lalu yang menikah dengan orang kaya juga sama. Ada sebagian orang menjadi kaya karena kerja keras dan dedikasinya yang tinggi. Tapi Syukurlah kita dapat memilih untuk meninggal sebagai orang kaya.

Kita di Indonesia banyak orang tua kita yang tidak berpendidikan tinggi dan mereka akan berusaha sekeras mungkin bahkan mengorbankan apa saja agar anaknya memiliki pendidikan yang tinggi untuk memperbaiki taraf hidup mereka supaya anak, cucu, tidak mengalami hidup seperti mereka yang serba tidak berkecukupan, hal yang sebelumnya tidak mungkin terjadi dalam kehidupan para orang tua dapat menjadi kenyataan pada generasi berikutnya.

Bila seseorang mau menyisihkan 2% saja dari penghasilannya dengan teratur/disiplin penuh komitmen selama lebih dari 25 tahun, maka ia pun dapat meninggal sebagai seorang miliarder. Sungguh sebuah cara yang indah untuk "Pergi"!

Sehingga Anak nya bisa hidup lebih baik, sehingga ada generasi penerusnya yang bisa hidup lebih layak, lebih berpendidikan, lebih berguna bagi keluarga dan masyarakat, keputusan itu ada ditangan Anda!

Selasa, 20 Oktober 2009

Kisah Nyata Seorang Dokter.


Seorang Dokter Muda yang mulai naik daun, Dia baru saja membeli sebuah Rumah kemudian mengubahnya menjadi klinik dan keluarganya tinggal dilantai satu. Dokter muda ini memiliki pernikahan yang bahagia dan dikaruniakan seorang putri.

Beberapa hari kemudian seorang Agent Asuransi membuat janji dengannya. Saat duduk dihadapannya si agent mengeluarkan selembar kertas dihadapannya lalu berkata "Dokter, dapatkah menuliskan tanggal kelahiran Anda?" ia menjawab, "Tentu!" lalu iya menuliskannya dikertas. Agent membalikan kertas tersebut sambil berkata "Dokter, dapatkah menuliskan tanggal kematian yang Anda inginkan?" Dokter terdiam dan tampak agak tersinggung dan berkata "Apa yang kau inginkan katakan sebenarnya? SIAPA yang mengetahui kapan seseorang akan meninggal dunia?" dengan nada yang sedikit tinggi..kemudian saya dengan cepat berkata, "maaf Dokter, saya hanyalah bercanda, memang tidak seorangpun yang mengetahui kapan akan meninggal, namun yang pasti jika saat itu tiba tidak seorangpun dapat menghidarinya. Sebenarnya, saya mendengar bahwa Anda baru membeli rumah ini dan saya datang untuk mengucapkan selamat pada Anda. Berapakah harga Anda membeli rumah ini?" Dokter menjawab, "Saya membelinya seharga Rp 1 milyard".

Dokter, jika terjadi sesuatu dengan Anda, jika mendadak Anda meninggal dunia, dapatkah istri Anda memperoleh penghasilan yang sama dengan penghasilan Anda saat ini untuk membayar cicilan rumah ini? ia menjawab pendek, "Tidak".

Dokter saya mempunyai program yang dapat membantu Anda dan keluarga jika terjadi sesuatu pada diri Anda, dan kami akan memastikan agar rumah yang dengan susah payah Anda beli ini tetap menjadi milik keluarga Anda, Apakah Anda ingin mendengarnya? ia menjawab, "silakan teruskan".

Kemudian saya memperlihatkan ilustrasi polis asuransi jiwa "Whole Life" atau seumur hidup dan ia membeli polis senilai Rp 1 milyard. Ia menandatangani formolir pengajuan asuransi jiwa dan membayar premi tahunan. Beberapa bulan kemudian, saya menerima telepon dari Dokter muda tersebut suaranya sangat lemah dan ternyata sang Dokter sedang sekarat di vonis hidupnya kira-kira tinggal 3 bulan saja karena terkena kanker paru-paru. Sang Dokter berkata, "saya menghubungi anda untuk berterima kasih karena telah menunjukkan jalan melindungi keuangan keluarga saya. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi jika anda tidak datang dan menawarkan program asuransi kepada saya".

Setelah kematiannya, saya diberikan sebuah surat wasiat ternyata sang Dokter muda tersebut memasukan nama si Agent tersebut dalam wasiatnya. Isi surat wasiat itu menyampaikan, "Adalah hal yang mudah untuk menasehati orang lain agar menjalani kehidupan dengan bahagia dan jangan mencemaskan tentang penyakitnya, tetapi pada saat itu terjadi pada diri Anda sendiri, ternyata hal itu tidak mungkin dilakukan".

pada akhir suratnya, "saya sungguh sangat berterima kasih kepada anda karena menjual polis asuransi jiwa kepada saya, jika bukan karena polis ini semua aset milik saya akan hilang satu per satu, karena polis ini telah menyelamatkan aset yang paling berharga yaitu keluarga saya, sekali lagi saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada anda karena telah membuat saya membeli polis ini".

Saya sangat terharu dan sang Dokter menjadi Inspirasi bagi diri saya, bahwa saya harus bekerja lebih keras lagi untuk memberikan yang terbaik untuk setiap keluarga sebuah perlindungan yang sudah seharusnya mereka miliki. Tapi apakah yang dapat saya lakukan seorang diri ? waktu saya terbatas, itulah sebabnya saya membutuhkan Anda semua untuk bergabung dengan saya dan bersama-sama kita dapat menyediakan keamanan financial bagi setiap keluarga di negara kita yang tercinta INDONESIA.

Selasa, 13 Oktober 2009

Tagihan

Setiap kita tentu sudah tidak asing lagi dengan kata tagihan.. seberapa banyak penghasilan/gaji yang kita terima akhir nya habis karena tagihan. Ini ada sebuah ide yang akan membuat mimpi Anda menjadi kenyataan yaitu menabung.. "Apakah Anda keberatan jika saya menganjurkan Anda untuk menabung demi masa depan keluarga Anda?" "tentu tidak bukan".

Setiap kita mempunyai penghasilan, tetapi penghasilan yang diterima setiap akhir bulan itu habis untuk segala kebutuhan kita seperti untuk makanan dan minuman, pakaian, biaya pengobatan, biaya pendidikan anak, tagihan-tagihan rumah tangga dan lain-lain. Bagaimana cara Anda mengatur dan memenuhi semua tagihan ini ? tentu dengan penghasilan Anda, jadi penghasilan Anda sangat berarti buat keluarga Anda yang tercinta.

inilah idenya jika perusahaan tempat Anda bekerja menurunkan gaji Anda sebesar 10%, apakah Anda masih dapat mengatur semua pengeluaran Anda? tentu ya masih mampu.

Bagaimana dengan keluarga Anda jika perusahaan mengurangi gaji Anda 90%?
Hidup ini tidak selalu lancar kadang naik kadang turun seperti roda yang berputar, jika karyawan perusahaan tempat Anda berkerja ada yang meninggal atau terjadi sesuatu hal yang buruk pada diri Anda berapakah kompensasi yang diberikan perusahaan? Apakah perusahaan akan menghentikan pembayaran gaji Anda? Apakah yang akan terjadi pada orang-orang yang Anda kasihi? Apakah masalah hilangnya pendapatan ini akan mempengaruhi cita-cita Anda untuk menyediakan segalah hal yang terbaik untuk orang-orang yang Anda kasihi?

Seperti yang telah Anda katakan tadi, pemotongan 10% penghasilan Anda tidak akan mempengaruhi biaya sehari-hari keluarga Anda. Maukah Anda menabung 10% tersebut pada kami? Tabungan sebesar 10% ini memastikan masa depan Anda dan keluarga Anda terjamin.

jika terjadi sesuatu pada diri Anda sebagai pencari nafkah utama bagi keluarga Anda, maka rencana tabungan 10% per bulan pada kami, akan kami bayarkan untuk Anda dan keluarga Anda dapat tetap menikmati yang 90% untuk menutupi kebutuhan sehari-hari sebagimana yang Anda sediakan saat ini. Semuannya ini dimungkinkan oleh perlindungan asuransi melalui tabungan 10% Anda tadi. Membuat rencana masa depan belumlah lengkap tanpa membuat rencana cadangan jika terjadi suatu bencana. Apakah Anda sependapat dengan saya?.

Selasa, 26 Mei 2009

Memiliki Harta Dengan Cepat.

Memilik Harta dengan Cepat

Suatu hari, kita semua akan memiliki uang yang sangat banyak. Benar. Dan itu suatu saat nanti: “Suatu saat, kapal saya akan pergi berlayar”. « Suatu saat, usaha saya akan memperoleh keuntungan yang besar ». Suatu saat.

Namun asuransi jiwa adalah satu-satunya instrumen keuangan yang memungkinkan Anda untuk memiliki harta dengan cepat. Jika Anda membeli polis asuransi tabungan, katakanlah dalam waktu 20 tahun Anda akan memperoleh uang sebesar $100,000 (Rp 600 juta), maka keinginan Anda dijamin akan terwujud. Jika tak terjadi apapun pada diri Anda, maka dalam waktu 20 tahun, Anda akan mendapatkan uang tersebut ditambah bonus yang terdapat pada polis Anda. Namun jika sesuatu yang tak diinginkan menimpa Anda dalam masa 20 tahun tersebut, maka tujuan Anda untuk memperoleh uang sebesar $100,000 (Rp 600 juta) tetap terjamin, karena asuransi jiwa telah membentuk harta sebesar $100,000 (Rp 600 juta) dengan cepat.

Dari cara menjelaskannya, bank beroperasi dengan prinsip yang berbeda, yaitu “Menabung dan Membentuk” (Save and Create). Kapan pun, jumlah uang yang Anda miliki di bank sama dengan (a) jumlah yang Anda setorkan ditambah (b) bunga dari tabungan Anda. Asuransi jiwa bekerja dengan prinsip “Membentuk dan Menabung” (Create and Save).

Hanya karena goresan pulpen di atas kertas, satu ketidakpastian dalam hidup akan sirna. Apa yang semula tidak pasti menjadi sesuatu yang pasti.

Asuransi jiwa adalah satu-satunya perencanaan menabung yang paling lengkap. Tabungan hanya memberikan keuntungan jika Anda memiliki waktu yang cukup banyak untuk menabung. Tetapi asuransi jiwa memberikan uang sesuai jumlah yang Anda inginkan!

AdBrite

Followers